Sat Resnarkoba Polres Sumbawa Edukasi Bahaya Narkoba dan Bullying di SMAN 3 Sumbawa

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 9 Februari 2026-– Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar terus digencarkan oleh Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Sumbawa. Senin pagi (09/02/2026), Sat Resnarkoba menggelar sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya narkoba, minuman keras, serta perundungan (bullying) di lingkungan sekolah, yang berlangsung di lapangan SMAN 3 Sumbawa.

Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan upacara bendera dan diikuti oleh ratusan siswa-siswi SMAN 3 Sumbawa. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMAN 3 Sumbawa Agus Surya Pratama, S.Pd., beserta jajaran guru dan staf sekolah. Sosialisasi juga menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, yakni Dekan Fakultas Hukum Universitas Samawa (UNSA), Dr. Lahmuddin Zuhri, S.H., M.Hum., yang memberikan pemahaman mendalam mengenai aspek hukum penyalahgunaan narkotika, khususnya bagi anak di bawah umur.

Bacaan Lainnya

Dalam penyuluhan, petugas Sat Resnarkoba memaparkan bentuk-bentuk penyalahgunaan narkoba yang kerap menyasar remaja, serta langkah-langkah pencegahan dini yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah. Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman tentang dampak negatif konsumsi minuman keras dan bahaya perundungan yang dapat memengaruhi kesehatan mental serta perkembangan karakter pelajar.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab dan kuis yang disiapkan oleh petugas. Untuk meningkatkan partisipasi, Sat Resnarkoba menyediakan doorprize bagi siswa yang aktif bertanya dan menjawab pertanyaan seputar materi penyuluhan.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba Iptu Harirustaman, S.H., menegaskan komitmen Polri dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika. Ia menekankan bahwa sekolah harus menjadi zona aman dan bersih dari peredaran gelap narkoba.

“Polri berkomitmen penuh untuk memproteksi para pelajar sebagai generasi emas bangsa. Melalui kegiatan penyuluhan ini, kami membekali siswa dengan pemahaman komprehensif mengenai dampak narkotika, baik dari sisi kesehatan maupun konsekuensi hukum, agar mereka mampu menolak setiap ajakan yang mengarah pada tindak pidana,” ujar Iptu Harirustaman.

Kegiatan sosialisasi berakhir dengan tertib dan lancar. Melalui kolaborasi antara kepolisian, pihak sekolah, dan akademisi, diharapkan SMAN 3 Sumbawa dapat menjadi pelopor sekolah “bersinar” atau bersih dari narkoba di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan preventif serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai institusi pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan kondusif.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *