Pendapatan Daerah Sumbawa Naik 11,13 Persen di Tahun Pertama Kepemimpinan Jarot–Ansori

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 25 Februari 2026— Pemerintah Kabupaten Sumbawa mencatat kenaikan pendapatan daerah sebesar 11,13 persen pada tahun 2025, tahun pertama kepemimpinan Bupati Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Mohamad Ansori.

Berdasarkan data keuangan daerah, total pendapatan Kabupaten Kabupaten Sumbawa meningkat dari Rp2.109.335.628.713 pada 2024 menjadi Rp2.344.039.765.235 pada 2025. Kenaikan tersebut melampaui target rata-rata pertumbuhan tahunan sekitar 10 persen yang dicanangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Bacaan Lainnya

Peningkatan pendapatan daerah merupakan salah satu dari 12 program prioritas pasangan Jarot–Ansori, dengan target kenaikan kumulatif 50 persen dalam lima tahun masa jabatan. Tahun pertama menjadi indikator awal terhadap capaian target tersebut.

Optimalisasi PAD dan Koordinasi Fiskal

Pemerintah daerah menyebut kenaikan ini ditopang oleh optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembenahan tata kelola penerimaan, serta penguatan koordinasi fiskal dengan pemerintah pusat dan provinsi.

Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan, kenaikan pendapatan bukan semata capaian administratif, melainkan fondasi untuk memperluas kapasitas fiskal daerah.

“Peningkatan ini harus diterjemahkan dalam bentuk layanan publik yang lebih baik dan percepatan pembangunan yang dirasakan langsung masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Catatan dan Tantangan

Meski menunjukkan tren positif, sejumlah pengamat mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi pertumbuhan pendapatan di tengah dinamika ekonomi nasional dan ketergantungan fiskal daerah terhadap transfer pusat. Transparansi pengelolaan anggaran serta efektivitas belanja daerah juga menjadi faktor kunci agar kenaikan pendapatan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian tahun pertama ini, publik akan menantikan konsistensi kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam empat tahun mendatang, sekaligus mengawal realisasi target peningkatan pendapatan 50 persen sebagaimana dijanjikan saat kampanye.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *