Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 24 Agustus 2024— Sebanyak 67 calon kepala desa (cakades) dari 20 desa di Kabupaten Sumbawa mendeklarasikan komitmen untuk mewujudkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang aman, tertib, demokratis, dan damai.
Deklarasi tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) di Aula Madelaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (24/8/2026). Kegiatan dihadiri Bupati Sumbawa, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, para calon kepala desa, serta tamu undangan.
Kepala DPMD Kabupaten Sumbawa selaku Ketua Panitia Kabupaten, Ulumudin, S.E., mengatakan deklarasi damai dilaksanakan setelah seluruh calon kepala desa ditetapkan oleh panitia pemilihan pada 19 Agustus 2026.
Pilkades Serentak 2026 akan berlangsung di 20 desa yang tersebar pada 11 kecamatan, yakni Telaga, Dete, Padesa, Aimual, Sepukur, Pemasar, Ranan, Bunga Eja, Pamanto, Jotang Beru, Pidang, Banda, Mapin Beru, Karang Dima, Labuhan Ijuk, Nijang, Tatede, Rhee, Prode 1, dan Labangka.
Menurut Ulumudin, deklarasi tersebut menjadi sarana untuk memperkuat kesepakatan bersama seluruh calon kepala desa agar tahapan pemilihan berlangsung dalam suasana yang kondusif. Para calon juga diharapkan mampu menunjukkan sikap sportif, menghormati proses demokrasi, serta siap menerima hasil pemilihan.
“Deklarasi damai ini diharapkan menjadi komitmen moral bagi seluruh calon dan pendukungnya untuk menjunjung tinggi sportivitas, siap menang dan siap kalah,” ujarnya.
Calon Kades Tandatangani Deklarasi Damai
Komitmen tersebut diawali dengan pembacaan Deklarasi Damai oleh perwakilan calon kepala desa, Sudirman, Calon Kepala Desa Jotang Beru, yang kemudian diikuti seluruh calon kepala desa yang hadir.
Penandatanganan deklarasi dilakukan secara simbolis oleh perwakilan calon kepala desa dari sejumlah kecamatan. Mereka yakni M. Jafar dari Desa Banda, Kecamatan Tarano; Sudirman dari Desa Jotang Beru, Kecamatan Empang; Drs. Abdul Aziz dari Desa Sepukur, Kecamatan Lantung; serta Kartika Sari dari Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes.
Dokumen deklarasi selanjutnya ditandatangani Bupati Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Komandan Kodim yang diwakili Kasdim, serta Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa.
Bupati: Jadikan Pilkades Kompetisi yang Sehat
Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., dalam arahannya mengajak seluruh calon kepala desa menjadikan Pilkades sebagai ruang berkompetisi secara sehat dan bermartabat.
Ia meminta para calon menjaga sikap positif selama seluruh tahapan pemilihan serta mempersiapkan diri untuk menerima dua kemungkinan dalam sebuah kompetisi: menang atau kalah.
Bupati menilai setiap calon memiliki kelebihan dan potensi masing-masing. Karena itu, perbedaan pilihan dalam Pilkades diharapkan tidak berkembang menjadi konflik yang dapat merusak hubungan sosial masyarakat.
Ia juga mengapresiasi suasana positif yang ditunjukkan para calon kepala desa dalam kegiatan deklarasi tersebut.
Menurut Bupati, deklarasi damai tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Komitmen yang telah disampaikan dan ditandatangani harus menjadi pedoman bersama hingga seluruh tahapan Pilkades selesai.
“Kalah untuk bangkit, menang untuk mengemban amanah. Yang terpenting, mari kita jaga keamanan, ketertiban dan persaudaraan,” pesan Bupati.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap komitmen bersama tersebut dapat menjadi landasan bagi pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 yang aman, tertib, lancar, demokratis, dan kondusif.
Lebih dari sekadar menentukan pemimpin desa, proses tersebut diharapkan tetap menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat di 20 desa yang akan melaksanakan Pilkades.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





