Kajari Sumbawa Dorong Penindakan Rokok Ilegal Lebih Dioptimalkan

SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 21 Oktober 2026– Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa, Iwan Arto Koesoemo, SH, MH menegaskan pentingnya optimalisasi penegakan hukum terhadap peredaran barang ilegal, khususnya rokok ilegal yang masih ditemukan dengan berbagai modus distribusi baru di wilayah Pulau Sumbawa. Hal ini disampaikannya pada kegiatan Konferensi Pers Bea Cukai terkait penindakan rokok ilegal, Rabu (21/10/2026) di Kantor Bea Cukai Sumbawa.

Menurut Iwan, upaya penindakan perlu terus diperkuat seiring berkembangnya pola peredaran dan penggunaan jalur distribusi yang semakin beragam. Langkah tersebut dinilai penting untuk melindungi penerimaan negara sekaligus menekan peredaran barang ilegal di masyarakat.

Bacaan Lainnya

Ia mengapresiasi kegiatan penindakan yang dilakukan terhadap barang-barang ilegal di wilayah Sumbawa. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, nilai barang dalam penindakan tersebut mencapai sekitar Rp353 juta, dengan potensi penerimaan negara yang hilang diperkirakan sebesar Rp177 juta lebih.

“Nilainya tidak kecil. Karena itu, penegakan hukum harus tetap optimal untuk melindungi hak negara, khususnya dalam menjaga penerimaan negara,” demikian inti penegasan Iwan dalam keterangannya.

Iwan juga menyoroti tantangan pengawasan di wilayah Kabupaten Sumbawa yang memiliki cakupan geografis luas. Peredaran rokok ilegal disebut tidak hanya memanfaatkan satu jalur masuk, tetapi juga menggunakan titik transit, jalur transportasi, dan pola distribusi yang berbeda.

Kondisi tersebut menuntut aparat untuk terus memperbarui pemetaan jalur peredaran serta mengantisipasi perubahan modus yang digunakan oleh para pelaku.

Menurutnya, penindakan tetap diperlukan ketika upaya pencegahan belum mampu menekan peredaran barang ilegal secara optimal. Meski demikian, penguatan pengawasan dan koordinasi antarpihak juga menjadi bagian penting dalam upaya penanganan yang berkelanjutan.

Selain rokok ilegal, Iwan mengingatkan bahwa pengawasan terhadap barang ilegal lainnya, termasuk minuman beralkohol yang melanggar ketentuan, juga perlu mendapat perhatian sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Ia turut menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak, termasuk media, dalam membantu menyampaikan informasi awal mengenai dugaan peredaran barang ilegal. Informasi tersebut dapat menjadi salah satu unsur pendukung bagi aparat dalam melakukan pemetaan dan menentukan langkah penanganan lebih lanjut.

Dengan koordinasi yang lebih kuat, pemetaan jalur distribusi yang terus diperbarui, serta penegakan hukum yang konsisten, upaya pemberantasan rokok ilegal diharapkan semakin efektif dan mampu menekan potensi kerugian negara.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *