Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 30 April 2026— Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah jangka panjang. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah dukungan penuh terhadap rencana pembangunan madrasah terintegrasi yang digagas Kementerian Agama.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara purna siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Sumbawa Besar, Rabu (29/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula utama madrasah itu dihadiri oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Mahdalena, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, unsur pemerintah kecamatan, serta para wali murid.
Dalam sambutannya, Ansori mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Kecamatan Alas sebagai lokasi pembangunan madrasah terintegrasi. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk keseriusan dalam menghadirkan pusat pendidikan yang menggabungkan nilai keagamaan dan ilmu pengetahuan modern.
“Pendidikan bukan sekadar program kerja, tetapi investasi strategis. Apa yang kita tanam hari ini akan menentukan masa depan daerah. Kami sudah siapkan lahan, dan berharap dukungan pemerintah pusat agar program ini segera terealisasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep madrasah terintegrasi akan memadukan kurikulum nasional, penguatan nilai keagamaan, serta keterampilan vokasi. Dengan pendekatan tersebut, lulusan diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Mahdalena, mengapresiasi langkah progresif Pemkab Sumbawa. Ia mendorong para lulusan untuk terus melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi diri.
“Jangan berhenti belajar. Sumbawa memiliki potensi besar di berbagai sektor, tetapi kemajuan itu sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya,” katanya.
Mahdalena juga mengingatkan pentingnya menghargai peran orang tua dan guru dalam perjalanan pendidikan. Menurutnya, keberhasilan siswa tidak terlepas dari dukungan dan bimbingan yang telah diberikan selama ini.
Di sisi lain, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah. Pihaknya berharap rencana pembangunan madrasah terintegrasi dapat segera memasuki tahap realisasi dan menjadi pusat pendidikan berbasis religi yang unggul di Nusa Tenggara Barat.
Acara purna siswa ditutup dengan prosesi wisuda simbolis serta pemberian penghargaan kepada lulusan berprestasi. Suasana haru dan bangga mewarnai momen tersebut, menandai langkah awal para siswa menuju jenjang pendidikan berikutnya maupun dunia kerja.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan Kementerian Agama, penguatan sektor pendidikan di Sumbawa diharapkan semakin terarah dan berkelanjutan.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





