Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 20 Mei 2026— Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, menegaskan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut, menurutnya, perlu menjadi titik kebangkitan bersama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, terutama ancaman peredaran narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Sumbawa.
Nanang menilai, di tengah optimisme pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi yang terus bergerak, persoalan narkoba justru menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Padahal, generasi muda merupakan aset utama yang akan menentukan arah pembangunan Tau dan Tana Samawa ke depan.
“Pembangunan tidak akan memiliki arti besar apabila generasi muda kita justru rusak akibat narkoba. Karena itu, Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum membangkitkan kesadaran kolektif untuk menyelamatkan generasi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa penanganan persoalan narkoba tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata. Menurutnya, diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga lingkungan keluarga.
DPRD Kabupaten Sumbawa, lanjut Nanang, mendorong penguatan langkah pencegahan melalui edukasi sejak dini, pengawasan lingkungan sosial, serta penyediaan ruang aktivitas positif bagi generasi muda. Aktivitas tersebut mencakup bidang olahraga, kewirausahaan, pertanian, hingga ekonomi kreatif.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap jalur masuk dan distribusi narkoba di wilayah Sumbawa. Posisi geografis Sumbawa yang strategis dinilai membuat daerah tersebut cukup terbuka terhadap arus peredaran narkoba dari luar daerah.
“Kita tidak boleh lengah. Ancaman narkoba hari ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah,” tegasnya.
Nanang berharap semangat Hari Kebangkitan Nasional dapat menjadi energi bersama untuk memperkuat kepedulian sosial masyarakat dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif narkoba.
“Bangkitnya sebuah daerah bukan hanya dilihat dari pembangunan fisik dan angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga moral, karakter, dan masa depan generasinya,” tutupnya.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





