Cekcok Soal Dugaan Uang Berujung Penebasan, Pria di Plampang Diamankan Polisi

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 2 Oktober 2026– Perselisihan antara seorang pria dan pelajar di Desa Plampang, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, berujung pada dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam. Seorang pelajar berinisial J (17) mengalami luka pada kedua tangannya setelah diduga ditebas menggunakan parang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 08.40 WITA di depan rumah seorang warga di Desa Plampang. Terduga pelaku berinisial AS (39) kini telah diamankan di Mapolsek Plampang untuk menjalani proses hukum.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Plampang Iptu K. Joko Wilopo, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika AS mendatangi korban dan menanyakan keberadaan uang yang disebut berada di bawah jok sepeda motor milik korban.

Korban kemudian membantah tuduhan tersebut. Perselisihan antara keduanya kemudian berujung pada aksi kekerasan. Menurut keterangan kepolisian, AS yang saat itu membawa sebilah parang dengan panjang sekitar 40 sentimeter diduga menyerang korban.

Akibat kejadian tersebut, J mengalami luka robek pada tangan kanan dan kiri. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Plampang untuk mendapatkan penanganan medis.

“Motif penganiayaan ini diduga dilatarbelakangi kekesalan pelaku yang menduga korban sebelumnya telah mengambil mesin air miliknya serta uang di bawah jok motor,” ujar Iptu K. Joko Wilopo.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Plampang mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penanganan awal. Polisi juga mengamankan korban untuk mendapatkan perawatan medis serta mengumpulkan keterangan terkait peristiwa tersebut.

AS kemudian diamankan bersama barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan dalam kejadian. Terduga pelaku saat ini berada di Mapolsek Plampang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Polisi masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk motif dan keterangan dari pihak-pihak yang terlibat.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *