Bupati Sumbawa Resmikan Lima Proyek Strategis, Tegaskan Komitmen Tata Kelola dan Pembangunan Berkelanjutan

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 20 Januari 2026– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, meresmikan lima proyek strategis daerah yang mencerminkan arah pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat, mulai dari sektor kesehatan, tata kelola aparatur, perlindungan sosial, hingga penataan ruang publik, peresmian dilaksanakan di RSUD Sumbawa (Sering) Selasa (20/1/2026).

Turut Hadir, Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, Sekda, Forkopimda, Kepala OPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa peresmian tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penanda perjalanan panjang pembangunan daerah yang lahir dari kerja kolektif, kesabaran, serta ikhtiar bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Ini adalah hasil kerja bersama yang tidak selalu mudah. Pembangunan daerah harus terukur, akuntabel, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Jarot di hadapan para undangan.

Ratusan Proyek, Tata Kelola Meningkat

Bupati mengungkapkan, sepanjang tahun anggaran berjalan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan lebih dari 3.600 paket proyek, dengan nilai total mencapai Rp53,6 miliar untuk sektor konstruksi yang diresmikan hari ini, dari total ratusan miliar rupiah APBD.

Capaian tersebut turut mengantarkan Sumbawa meraih Indeks Tata Kelola Pengadaan sebesar 82,9 persen dengan predikat baik, serta mencapai Level 3 UKPBJ kategori proaktif.

“Ini menjadi bukti bahwa tata kelola pengadaan kita berada di jalur yang benar dan terus kita perbaiki,” jelasnya.

Fokus Kesehatan dan SDM

Di sektor kesehatan, salah satu proyek utama yang diresmikan adalah Gedung C RSUD Sumbawa, yang mencakup layanan IGD, ICU, kebidanan, dan farmasi. Selain itu, diresmikan pula Gedung H yang diperuntukkan bagi pelayanan kesehatan jiwa, sebagai respons atas tingginya kebutuhan penanganan gangguan kesehatan mental di daerah.

“Kita tidak berharap masyarakat menjadi pasien, tetapi negara wajib menyiapkan fasilitasnya,” tegas Bupati.

Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Pemkab Sumbawa juga meresmikan Gedung Pusat Penilaian Kompetensi dan Pengembangan SDM (PPKSDM) yang dilengkapi sistem penilaian berbasis digital untuk menjamin transparansi dan objektivitas seleksi aparatur.

Penataan Ruang Publik dan Infrastruktur

Selain itu, dilakukan penataan Taman Safalong, yang kini resmi dinamai Taman Tabalong dan Dewa, menggantikan nama lama “Simpang Bingung”. Pemerintah juga menyiapkan pengembangan ruang terbuka hijau, fasilitas olahraga, serta rencana pembangunan gedung serbaguna representatif bagi masyarakat Sumbawa.

Sejumlah proyek infrastruktur strategis lain juga tengah diperjuangkan, termasuk pembangunan jalan penghubung antarkawasan, pengembangan kawasan industri garam nasional seluas 10.000 hektare, kampung nelayan terpadu, hingga proyek-proyek nasional terpadu yang direncanakan akan dilakukan groundbreaking oleh Presiden RI secara daring.

Jamin Stabilitas dan Iklim Investasi

Bupati Jarot menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.

“Pemerintah daerah menjamin keamanan. Jika ada aspirasi, sampaikan secara dialogis. Kantor bupati terbuka untuk siapa pun,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari jajaran perangkat daerah, TNI-Polri, mitra swasta, hingga masyarakat yang terus mengawal proses pembangunan.

“Mari kita jadikan setiap fasilitas yang dibangun sebagai tempat hadirnya solusi, bukan sekadar rutinitas,” pungkasnya.

Reporter: (Saka-1)

Editor: (Redaksi SakaNTB.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *