Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 22 Maret 2026— Ribuan warga memadati Lapangan Pahlawan, Sumbawa, pada Sabtu (21/3/2026) pagi untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah. Momentum hari raya ini berlangsung khidmat dengan kehadiran Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, bersama Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori yang turut berbaur di tengah jamaah.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta mantan bupati juga tampak hadir bersama masyarakat Tana Samawa sejak pagi hari.
Bertindak sebagai khatib, Ustadz Munawir Al Azhari, SH menyampaikan khutbah bertema Keutamaan Hari Raya Idul Fitri. Dalam pesannya, ia mengajak jamaah menjadikan Idul Fitri sebagai momentum kembali kepada kesucian setelah menjalani ibadah Ramadan.
“Idul Fitri adalah titik kembali ke fitrah. Latihan menahan diri selama Ramadan hendaknya melahirkan pribadi yang lebih peduli, lebih sabar, dan memperkuat persaudaraan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada kepemimpinan, tetapi juga pada kualitas keimanan dan kepedulian sosial masyarakat. Menurutnya, kebersamaan antara pemimpin dan warga menjadi kunci terciptanya kesejahteraan.
Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan rasa syukur atas kesempatan merayakan Idul Fitri bersama masyarakat. Ia menyebut hari raya sebagai momentum refleksi untuk menata kembali niat, memperkuat tanggung jawab sosial, serta membangun kepercayaan publik.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah daerah, saya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Sumbawa,” katanya.
Bupati juga memaparkan capaian awal kepemimpinannya bersama Wakil Bupati sejak dilantik pada Februari 2025. Ia menyebut sejumlah fondasi pembangunan telah diletakkan, termasuk penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Di sektor ekonomi, lanjutnya, pertumbuhan daerah menunjukkan tren positif yang diiringi penurunan angka kemiskinan. Pemerintah daerah juga mulai menjalankan program pendidikan bagi keluarga kurang mampu serta pelatihan kerja bagi generasi muda.
Selain itu, Pemkab Sumbawa mendorong transformasi ekonomi berbasis hilirisasi komoditas unggulan, serta pengembangan sektor kelautan dan pariwisata berkelanjutan. Upaya pelestarian lingkungan melalui program penghijauan juga terus digencarkan.
Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait kondisi infrastruktur jalan dan distribusi energi bersubsidi yang memerlukan penanganan lintas sektor.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong dalam membangun daerah.
“Idul Fitri harus menjadi energi kolektif untuk mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” ujarnya.
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Usai shalat, Bupati dan Wakil Bupati menyempatkan diri bersalaman dengan warga, mencerminkan kehangatan dan kebersamaan di hari raya.
Reporter: Saka-3
Editor: Redaksi SakaNTB.com





