Sigap Amankan TKP Kebakaran Kalimango, Polsek Alas Evakuasi Petugas Damkar yang Gugur

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 22 Maret 2026– Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, pada Minggu dini hari. Peristiwa ini tidak hanya menghanguskan sejumlah rumah warga, tetapi juga merenggut nyawa seorang petugas pemadam kebakaran yang tengah bertugas.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 01.20 WITA. Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga berasal dari sumber api terbuka seperti puntung rokok atau obat nyamuk bakar yang belum sepenuhnya padam di salah satu rumah warga.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, SH, SIK melalui Kapolsek Alas KOMPOL Satrio menyampaikan bahwa kondisi permukiman yang padat membuat api dengan cepat merambat ke bangunan lain.

“Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas tiba, namun kobaran api sulit dikendalikan,” ujarnya.

Personel Polsek Alas bersama satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 01.30 WITA. Namun, keterbatasan armada dan akses yang sempit menyebabkan upaya pemadaman belum optimal. Bantuan tambahan kemudian didatangkan dari Kecamatan Utan dan Kabupaten Sumbawa.

Di tengah proses pemadaman, insiden tragis terjadi. Seorang petugas Damkar Kecamatan Alas bernama Solikin diduga tersengat aliran listrik saat menjalankan tugas sekitar pukul 01.47 WITA. Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Alas, namun dinyatakan meninggal dunia.

“Kami kehilangan sosok yang berdedikasi. Almarhum gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan,” kata KOMPOL Satrio.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WITA setelah bantuan tambahan tiba di lokasi. Hingga kini, area terdampak masih disterilkan untuk kepentingan penyelidikan dan keselamatan warga.

Belum ada laporan resmi mengenai jumlah pasti kerugian maupun total rumah yang terdampak. Aparat kepolisian masih melakukan pendataan di lapangan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman padat. Penggunaan listrik, api terbuka, serta benda mudah terbakar diharapkan lebih diperhatikan, khususnya pada malam hari saat risiko sering meningkat.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan, sekaligus meninggalkan duka mendalam atas gugurnya petugas yang berjuang di garis depan demi melindungi masyarakat.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *