Jejak Mic Wireless Ungkap Aksi Bobol Kios di Sumbawa, Dua Orang Diamankan Polisi

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 26 Maret 2026— Kerja cepat aparat kepolisian membuahkan hasil dalam mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah Sumbawa. Seorang pria berinisial K (45) dan seorang wanita berinisial SA (59) diamankan oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Sumbawa pada Selasa malam (25/3/2026).

Kasus ini bermula dari laporan korban, Edy Erliyasdi, pemilik kios bakso di kawasan PPN Bukit Permai, Kelurahan Seketeng. Peristiwa pencurian diketahui pada Kamis (19/3/2026) pagi, saat korban hendak membuka kiosnya dan mendapati pintu dalam kondisi rusak akibat dicongkel.

Bacaan Lainnya

Sejumlah barang dilaporkan hilang, di antaranya empat tabung gas LPG berbagai ukuran, satu unit mixer audio, serta satu unit mikrofon nirkabel (mic wireless). Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp4 juta.
Kasat Reskrim Polres Sumbawa, IPTU Andy Nur Rosihan Alfajri, menjelaskan bahwa titik terang kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya upaya penjualan mic wireless yang diduga merupakan barang hasil kejahatan.

“Setelah dilakukan pengecekan dan dikonfirmasi kepada korban, barang tersebut identik dengan miliknya yang hilang,” ujarnya.

Berbekal informasi tersebut, Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Pidum AIPTU Arifin Setioko segera melakukan penyelidikan dan penangkapan. Terduga pelaku K berhasil diamankan di kediamannya di kawasan BTN Bukit Permai sekitar pukul 22.30 WITA.

Dalam pemeriksaan awal, K mengakui perbuatannya dan mengungkap bahwa barang hasil curian telah dijual kepada SA yang berdomisili di Kelurahan Uma Sima.
Petugas kemudian bergerak cepat dan mengamankan SA di rumahnya. Dari lokasi tersebut, polisi menyita barang bukti berupa satu tabung gas LPG 5,5 kg dan tiga tabung gas LPG 3 kg yang diduga berasal dari hasil pencurian.

Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Sumbawa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mencari barang bukti lain yang belum ditemukan, termasuk mixer audio yang dilaporkan hilang.

Pihak kepolisian mengapresiasi peran masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus ini. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan sistem keamanan tempat usaha, terutama saat ditinggalkan pada malam hari.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *