Diduga Alami Kecelakaan Tunggal, Petani Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi Lape

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 14 Juli 2016-– Seorang petani berinisial M.A. (50), warga Dusun Lape Atas, Desa Lape, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, ditemukan meninggal dunia di dalam saluran irigasi di jalan tani Orong Sekoeng, Dusun Batu Praga, Senin (13/7/2026) siang. Polisi menduga korban mengalami kecelakaan tunggal, namun penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.30 WITA oleh seorang warga berinisial S. (47) yang sedang dalam perjalanan pulang dari sawah. Saat melintas di lokasi, saksi merasa curiga setelah melihat tangki alat semprot pertanian dan knalpot sepeda motor berada di dalam saluran irigasi.

Bacaan Lainnya

Ketika mendekati lokasi, saksi menemukan sepeda motor beserta tubuh korban dalam posisi tergeletak di dalam selokan. Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk memastikan kondisi korban. Setelah diketahui korban telah meninggal dunia, warga menghubungi keluarga dan melaporkan peristiwa tersebut kepada Polsek Lape.

Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Lape IPTU Sumarlin, S.H. bersama personel kepolisian dan tim medis dari Puskesmas Unit 1 Lape mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal terhadap korban.

Hasil pemeriksaan medis sementara menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya lecet pada punggung kiri, paha kiri bagian dalam, dan lutut kiri, serta memar pada lutut kanan. Tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia kurang dari empat jam sebelum pemeriksaan dilakukan.

Usai proses olah TKP, jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Unit 1 Lape untuk keperluan identifikasi. Sekitar pukul 14.15 WITA, pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan. Selanjutnya, jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk dimakamkan.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Lape IPTU Sumarlin mengatakan, berdasarkan temuan awal di lokasi, korban diduga mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi jalan tani hingga terjatuh ke dalam saluran irigasi.

“Kami telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari olah TKP, pengumpulan bahan keterangan, hingga visum luar. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti meninggalnya korban,” ujar IPTU Sumarlin.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melengkapi proses penyelidikan guna memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *