Wabup Sumbawa Tinjau SDN Karya Baru, Pemkab Siapkan Rp345 Juta untuk Ruang Kelas dan Bangku

SUMBAWA, SakaNTB.com| 24 September 2026 — Kondisi sarana belajar di SDN Karya Baru, Kecamatan Orong Telu, mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Wakil Bupati Sumbawa H. Ansori meninjau langsung sekolah tersebut pada Kamis (24/9), sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan pembangunan ruang kelas baru dan pengadaan bangku sekolah senilai sekitar Rp345 juta.

SDN Karya Baru berada di wilayah yang berjarak lebih dari empat jam perjalanan dari pusat Kabupaten Sumbawa. Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi Camat Orong Telu dan melihat langsung kondisi ruang belajar serta fasilitas pendukung yang tersedia di sekolah.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil peninjauan, SDN Karya Baru saat ini memiliki tiga bangunan, terdiri atas satu ruang guru dan dua ruang kelas. Kedua ruang kelas tersebut hanya dilengkapi sekitar dua hingga tiga bangku. Salah satu ruang kelas juga masih menggunakan lantai tanah.

Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah daerah untuk memberikan intervensi awal melalui pembangunan ruang kelas baru dan pengadaan perabot sekolah. Bantuan senilai sekitar Rp345 juta itu diarahkan untuk menambah kapasitas dan memperbaiki fasilitas belajar di SDN Karya Baru.

Wakil Bupati H. Ansori mengatakan, kondisi geografis dan jarak dari pusat pemerintahan menjadi salah satu tantangan dalam pemenuhan sarana pendidikan di wilayah tersebut. Karena itu, kebutuhan sekolah perlu dilihat secara langsung agar penanganannya dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Menurut dia, pelayanan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran, tetapi juga ketersediaan ruang dan fasilitas yang mendukung kegiatan belajar mengajar.

Sebelumnya, kondisi SDN Karya Baru juga telah menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa. Sejumlah ruang kelas yang mengalami kerusakan tengah dikaji untuk menentukan bentuk penanganan yang sesuai dengan kebutuhan sekolah dan kondisi wilayah.

Peninjauan langsung tersebut sekaligus menjadi bagian dari koordinasi antara pemerintah daerah, perangkat daerah teknis, dan pihak sekolah. Data dan kondisi yang ditemukan di lapangan dapat menjadi bahan dalam menentukan kebutuhan serta langkah penanganan selanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyatakan pembangunan sarana pendidikan tetap diarahkan berdasarkan kebutuhan riil di masing-masing satuan pendidikan, hasil kajian teknis, serta mekanisme pembangunan yang berlaku.

Dengan wilayah Kabupaten Sumbawa yang luas dan memiliki karakter geografis beragam, pemenuhan sarana pendidikan di wilayah dengan akses terbatas menjadi salah satu bagian dari upaya pemerataan pelayanan publik.

Bantuan pembangunan ruang kelas dan pengadaan bangku yang diserahkan di SDN Karya Baru menjadi langkah awal penanganan fasilitas sekolah. Sementara kebutuhan lainnya akan ditindaklanjuti sesuai hasil kajian dan kemampuan pemerintah daerah.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *