Porkab PSTI Sumbawa 2025 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov NTB 2026

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 16 September 2025– Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) 2025 untuk cabang olahraga sepak takraw resmi dimulai. Kompetisi yang digelar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Sumbawa ini berlangsung di GOR Bulutangkis Pragas, 15–18 September 2025.

Ketua Panitia, Yusniadi, S.Pd., menjelaskan bahwa Porkab tahun ini diikuti oleh 13 kecamatan. Pertandingan dilaksanakan dalam dua kategori, yaitu putra beregu yang diikuti 13 kecamatan dan putri beregu yang diikuti 5 kecamatan.

Bacaan Lainnya

Ketua PSTI Sumbawa, Drs. H. Mohammad Ansori, yang juga Wakil Bupati Sumbawa, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Porkab oleh KONI Sumbawa. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah penting untuk menjaring bibit atlet potensial yang akan membawa nama Sumbawa di tingkat provinsi dan nasional.

“Kami sangat mengapresiasi KONI yang terus konsisten menyelenggarakan Porkab. Ini bukan hanya mencari juara, tetapi juga memunculkan bibit unggul untuk takraw Sumbawa. Target kami jelas, mempertahankan tradisi emas di Porprov NTB dan meraih medali di PON 2028,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua KONI Sumbawa, Abdul Rafiq, SH, M.Si. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, olahraga saat ini tidak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga dapat menjadi sumber penghasilan bagi atlet yang berkomitmen berlatih dan berjuang.

“Jika mampu meraih juara di Porprov maupun PON, atlet akan mendapatkan penghargaan dan bonus yang layak. Karena itu, manfaatkan Porkab ini untuk menunjukkan hasil latihan dengan sikap sportif,” ujarnya.

Dengan semangat kompetisi yang sehat, Porkab PSTI 2025 diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet takraw terbaik yang siap mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa di ajang Porprov NTB 2026 dan PON 2028 mendatang.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *