Sumbawa Besar, SakaNTB.com– Wilayah Sumbawa, NTB, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 pada Minggu (15/12) pukul 18.10 WITA. Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 8,64° LS dan 117,44° BT, tepatnya 16 km tenggara Sumbawa, dengan kedalaman 10 km.
Guncangan dirasakan dengan intensitas III-IV MMI di Sumbawa, III MMI di Sumbawa Barat dan Lombok Timur, serta II MMI di Kota Mataram, Lombok Tengah, Dompu, dan Bima.
Data dari BMKG Mataram, yang dikonfirmasi melalui Kepala BMKG Sumbawa Besar, Kasmet Samriyanto, ST, Senin (16/12/2024) mengungkapkan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif di darat dengan mekanisme pergerakan mendatar.
Setelah gempa utama, dua gempa susulan tercatat mengguncang wilayah Sumbawa. Gempa susulan pertama berkekuatan magnitudo 3,7 terjadi pukul 21.32 WITA dengan episenter di darat, 18 km tenggara Sumbawa, pada kedalaman 6 km.
“Selanjutnya, gempa susulan kedua berkekuatan magnitudo 3,0 terjadi pukul 23.59 WITA, 22 km tenggara Sumbawa, dengan kedalaman 10 km,” katanya.
Dampak dari gempa ini dirasakan dengan intensitas II MMI di Sumbawa, di mana getaran hanya dirasakan beberapa orang, dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hingga saat ini, tidak ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
BMKG memastikan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.
“Tidak ada potensi apa-apa, dan hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan. Semua aman,” ujar Samriyanto.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, menghindari bangunan retak, serta memastikan kondisi rumah atau bangunan aman sebelum kembali ke dalamnya. Informasi terkait aktivitas gempa disarankan untuk selalu mengacu pada sumber resmi BMKG. (Saka*)





