Sumbawa Besar, SakaNTB.com (22/6/2025)-– Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sumbawa memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 dengan komitmen kuat untuk terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Acara yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Bidan Internasional ini digelar sejak 5 Mei 2025 dan ditutup pada Sabtu (22/6/2025), dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Turut hadir Waka 3 DPRD Sumbawa, Anggota Forkopimda, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Kadis Kesehatan serta anggota IBI Sumbawa.
Ketua IBI Kabupaten Sumbawa, Nur Atika, S.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen deklaratif bahwa bidan hadir dan siap mendampingi masyarakat di setiap masa kritis kehidupan, mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, hingga usia lanjut.
“Kami ingin mewujudkan masyarakat Sumbawa yang maju, unggul, dan sejahtera. Di usia 74 ini, bidan semakin kuat dalam komitmennya mendampingi ibu hamil, ibu bersalin, bayi, balita, remaja hingga lansia,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan HUT IBI, digelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis yang menjangkau 24 kecamatan di Sumbawa sejak 5 hingga 31 Mei 2025, dengan capaian 113% dari target atau melayani 1.113 akseptor. Selain itu, pelayanan imunisasi juga digencarkan di seluruh fasilitas kesehatan dengan dukungan para bidan. Hingga Juni ini, capaian imunisasi telah menyentuh angka 56%.
Nur Atika juga mengajak masyarakat untuk mulai membudayakan hidup sehat dengan pemeriksaan kesehatan rutin minimal setahun sekali, rajin berolahraga, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Ia mengedukasi kembali pola makan melalui konsep “Isi Piringku”, yakni sepertiga karbohidrat, sepertiga sayuran, dan sepertiga kombinasi lauk serta buah.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang turut hadir memberikan apresiasi atas dedikasi para bidan yang telah mengabdi tanpa batas.
“Bidan tidak hanya membantu proses melahirkan, tetapi juga mendampingi tumbuh kembang anak, ibu menyusui, bahkan lansia. Bidan adalah pahlawan kesehatan dan pelayanan dasar yang tak boleh memandang dompet masyarakat, tapi harus memprioritaskan kemanusiaan,” ujar Ansori.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung setiap kebutuhan para bidan demi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama menurunkan angka stunting di Sumbawa.
Acara ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan dan cinderamata sebagai bentuk apresiasi kepada para bidan yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam pelayanan kesehatan.
HUT IBI ke-74 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara tenaga kesehatan, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun generasi sehat dan sejahtera di Tanah Samawa. (Saka-1)





