Pulau Bungin Raih Pengakuan Nasional: Masuk 100 Kampung Nelayan Terbaik 2025

Sumbawa, SakaNTB.com | 12 Juli 2025– Desa Pulau Bungin di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, mencatat prestasi membanggakan. Desa ini resmi ditetapkan sebagai salah satu dari 100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2025 oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Penetapan tersebut menjadi bukti keberhasilan Pulau Bungin dalam menyisihkan 903 proposal dari berbagai daerah di Indonesia. Hanya 100 desa yang terpilih melalui seleksi ketat untuk menerima program strategis ini.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, Pulau Bungin berhasil lolos. Ini hasil kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk masyarakat nelayan,” ujar Rahmat Hidayat, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa, Jumat (11/07/2025).

Dukungan Fasilitas untuk Penguatan Ekonomi Nelayan

Sebagai kampung nelayan terpilih, Pulau Bungin akan menerima serangkaian fasilitas penting yang bertujuan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat pesisir. Fasilitas tersebut mencakup:

– Tambatan perahu

– Shelter pendaratan ikan

– Bangunan pengelola

– Kios perbekalan dan bengkel nelayan

– Jalan lingkungan

– Penerangan Jalan Umum (PJU)

– Kapal penangkap ikan dan mesin tempel

– Alat Penangkapan Ikan (API)

– Balai pelatihan nelayan

– Kendaraan berpendingin dan cool box

Namun demikian, beberapa usulan tambahan seperti Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS), Sentra Kuliner, dan Pasar Ikan masih tertunda akibat status lahan yang belum clear and clean.

Usulan Desa Lain dan Rencana Pengembangan

Pulau Bungin merupakan satu dari tujuh desa yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk program KNMP 2025. Enam desa lainnya yaitu:

– Labuhan Mapin

– Labuhan Bajo

– Labuhan Sumbawa

– Labuhan Kuris

– Sangoro

– Labuhan Jambu

Sementara itu, dua desa lainnya – Pulau Kaung dan Penyaring – diusulkan dalam skema KNMP Perikanan Budidaya.

Kabupaten Sumbawa juga mendapat kepercayaan untuk mengembangkan kampung budidaya udang vanamei di Dusun Nyarinying, Desa Gapit, Kecamatan Empang, melalui jalur aspirasi Anggota DPR RI Komisi IV, H. Johan Rosihan, ST.

Langkah ke Depan: 1.000 Desa Target Tahun Depan

Menurut Rahmat Hidayat, keberhasilan tahun ini menjadi langkah awal untuk target yang lebih besar. Pemerintah pusat berencana meningkatkan jumlah kampung nelayan penerima program menjadi 1.000 desa pada tahun 2026.

“Kami akan mempersiapkan segala persyaratan sejak dini agar lebih banyak desa di Sumbawa bisa masuk dalam daftar tahun depan,” tegasnya.

Upaya Peningkatan Kesejahteraan Berbasis Potensi Lokal

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan upaya strategis pemerintah dalam membangun sentra ekonomi maritim berbasis potensi lokal. Pendekatan kawasan ini tidak hanya menekankan pada infrastruktur, tetapi juga pelatihan dan pemberdayaan komunitas nelayan.

Dengan ditetapkannya Pulau Bungin, diharapkan ekonomi pesisir di Kabupaten Sumbawa semakin tumbuh dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Saka-1 | SakaNTB.com

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *