Museum Daerah Sumbawa Gelar Program “Museum Masuk Sekolah” 2025

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 12 Agustus 2025– Untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan warisan budaya, Museum Daerah Kabupaten Sumbawa menggelar program Museum Masuk Sekolah (MMS) tahun 2025. Kegiatan ini menyasar sekolah dasar hingga menengah pertama di beberapa kecamatan.

Kepala Museum Daerah Kabupaten Sumbawa, Ivonie Septiyanti, SE menjelaskan, sosialisasi berlangsung sepanjang Agustus 2025 di lima sekolah. Rangkaian dimulai di SDN Prajak, Kecamatan Moyo Utara pada 12 Agustus, dilanjutkan ke SDN Selang, Kecamatan Unter Iwes (13 Agustus), SDN Bonto, Kecamatan Tarano (19 Agustus), SMPN 1 Labangka, Kecamatan Labangka (26 Agustus), dan terakhir di SDN Pulau Moyo, Kecamatan Labuhan Badas (27 Agustus).

Bacaan Lainnya

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan museum sebagai ruang belajar sejarah yang menyenangkan, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dan bangga terhadap warisan budaya Sumbawa,” ungkapnya.

Program MMS dikemas dengan metode interaktif, menghadirkan pemaparan koleksi museum, permainan edukatif, serta diskusi seputar sejarah lokal. Harapannya, siswa tidak hanya mengenal benda bersejarah, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Inisiatif ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Guru dan siswa menyambut baik karena metode belajar menjadi lebih menarik dan kontekstual.

“Anak-anak bisa belajar langsung dari sumber sejarah, bukan hanya dari buku teks,” ujar salah satu guru pendamping.

Dengan kegiatan ini, Museum Daerah Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan dunia pendidikan dengan museum, sehingga generasi muda tumbuh dengan rasa cinta terhadap sejarah dan budaya daerahnya.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *