Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 19 Agustus 2025-– Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menerima kunjungan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam entry meeting pemeriksaan pendahuluan terkait pengelolaan Pajak Daerah, Retribusi Daerah, serta Lain-lain Pendapatan yang Sah Tahun Anggaran 2024 hingga Triwulan III Tahun 2025. Pertemuan berlangsung di Kantor Bupati Sumbawa, Senin (19/8/2025).
Hadir dalam agenda tersebut jajaran pimpinan perangkat daerah, di antaranya Asisten Administrasi Umum (Asisten III), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Inspektorat, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, serta Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag).
Dalam sambutannya, Wabup Ansori menekankan pentingnya pemeriksaan ini sebagai langkah memperkuat tata kelola keuangan daerah. Ia menyebut, momentum kedatangan Tim BPK bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana evaluasi sekaligus perbaikan sistem pengelolaan keuangan, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami berharap pemeriksaan ini dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif. Dengan begitu, pengelolaan PAD, baik dari sektor pajak maupun retribusi, berjalan lebih transparan, akuntabel, dan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Wabup juga menyoroti sejumlah sektor yang masih memiliki potensi besar untuk digarap, seperti retribusi parkir, pajak bumi dan bangunan (PBB), serta pajak kendaraan bermotor. Menurutnya, optimalisasi potensi ini membutuhkan langkah nyata, mulai dari peningkatan efektivitas pemungutan, perluasan basis pajak, hingga perbaikan pelayanan publik.
Sementara itu, Tim BPK menegaskan pentingnya sinergi pemerintah daerah dengan seluruh perangkat terkait agar proses pemeriksaan berjalan lancar. Pemeriksaan ini akan berlangsung selama beberapa pekan, mencakup evaluasi regulasi, sistem pemungutan, hingga realisasi pendapatan dari berbagai sektor pajak dan retribusi.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis, pemeriksaan pendahuluan tersebut akan memberikan dampak positif bagi tata kelola keuangan daerah, memperkuat PAD, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Reporter: Saka-2
Editor: Redaksi SakaNTB.com





