Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 8 Januari 2026— Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., melaksanakan Safari Penanaman Pohon ke-VI di kawasan Hutan Lindung Ai Mata Lesik, Kecamatan Orong Telu, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mewujudkan program Sumbawa Hijau Lestari.
Safari penanaman tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat, tokoh masyarakat, pelajar, serta warga setempat yang turut ambil bagian dalam aksi penghijauan.
Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan safari keenam yang difokuskan pada pemulihan kawasan hutan lindung yang sebelumnya mengalami alih fungsi lahan. Ia menyebut, Hutan Lindung Ai Mata Lesik sempat dibuka untuk pertanian jagung dalam beberapa tahun terakhir.
“Alhamdulillah, hari ini kita berada di Hutan Lindung Ai Mata Lesik. Lahan ini sesungguhnya kawasan hutan lindung, namun sempat dibabat beberapa tahun lalu. Tahun ini merupakan tahun terakhir penanaman jagung di kawasan ini. Sudah ada kesepakatan bersama untuk mengembalikan fungsi hutan,” ujar Bupati.
Sebagai langkah pemulihan, pemerintah bersama masyarakat akan menghijaukan kembali kawasan tersebut dengan tanaman bernilai ekologis sekaligus ekonomis, seperti alpukat, kemiri, sengon, serta durian.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan. Ia mengingatkan agar tidak lagi melakukan penebangan pohon atau membuka lahan di kawasan hutan lindung.
“Apabila ada yang melanggar dan melakukan penebangan, segera laporkan. Kami akan menanganinya dengan serius, karena hutan adalah sumber mata air dan sumber kehidupan kita,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan bahwa lahan di puncak gunung yang sebelumnya ditanami jagung akan dijadikan kawasan percontohan budidaya tanaman kehutanan dan hortikultura bernilai ekonomi tinggi.
“Mari kita jaga dan pertahankan mata air ini dengan menanam pohon kayu dan tanaman yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,” pungkas Bupati.
Kegiatan safari penanaman pohon ini diharapkan tidak hanya memulihkan fungsi ekologis hutan lindung, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan hasil hutan yang berkelanjutan.
Reporter: (Saka-1)
Editor: (Redaksi SakaNTB)





