Sumbawa Besar, SakaNTB.com|7 Maret 2026– Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot menutup rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang dirangkaikan dengan peringatan Malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Agung Nurul Huda, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Mohamad Ansori, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, Camat Sumbawa, serta tokoh agama dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Jarot menyampaikan bahwa Safari Ramadhan menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kecamatan Sumbawa, kata dia, menjadi lokasi terakhir dari rangkaian Safari Ramadhan tahun ini setelah sebelumnya digelar di 23 kecamatan.
“Melalui Safari Ramadhan ini kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan warga,” ujar Jarot.
Pada kesempatan tersebut, Jarot juga menyinggung satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Ansori. Ia menyebut sejumlah pembenahan telah dilakukan dan berbagai program pembangunan mulai dijalankan, meskipun dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran, termasuk pemangkasan sekitar Rp500 miliar yang berdampak pada pembangunan infrastruktur.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong sejumlah proyek strategis agar dapat terealisasi di daerah. Beberapa di antaranya pembangunan proyek unggas terintegrasi senilai Rp1,3 triliun, Sentra Garam Nasional di Kecamatan Plampang, pengembangan kawasan Samota sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), rencana pembangunan Batalyon Marinir di Samota, serta pembangunan SMK Unggul Garuda.
Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya mengatasi persoalan distribusi gas elpiji melalui pengawasan satuan tugas (satgas). Menurut Jarot, sekitar 560 tabung elpiji telah disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar diberikan kekuatan dan kemudahan dalam membangun Kabupaten Sumbawa yang lebih unggul, maju, dan sejahtera,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, tausyiah disampaikan oleh Ustadz Ukhuwah yang mengajak jamaah menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta menjauhi sikap berburuk sangka.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyerahkan bantuan dana sebesar Rp25 juta untuk Masjid Agung Nurul Huda. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyalurkan 20 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, dan Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa menyerahkan 10 mushaf Al-Qur’an.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





