Pemkab Sumbawa Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Dorong Kebijakan Berbasis Data

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 29 Maret 2026— Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan digelar Badan Pusat Statistik (BPS) mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Dukungan tersebut ditegaskan sebagai upaya memperkuat perencanaan pembangunan ekonomi daerah yang lebih akurat dan berkelanjutan.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, mengatakan bahwa SE2026 merupakan momentum strategis untuk memperoleh gambaran komprehensif kondisi perekonomian daerah, khususnya sektor usaha nonpertanian.

Bacaan Lainnya

“Sensus Ekonomi ini bukan sekadar pendataan, tetapi menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan ekonomi daerah yang tepat sasaran, berbasis data, dan berorientasi pada potensi riil daerah,” ujarnya.

Menurut Ivan, pelaksanaan SE2026 bertujuan menyediakan informasi menyeluruh terkait struktur ekonomi, karakteristik usaha, serta perkembangan ekonomi digital dan aspek lingkungan. Data tersebut akan menjadi dasar penting dalam perencanaan sekaligus evaluasi pembangunan ekonomi ke depan.

Ia menambahkan, hasil sensus juga berperan signifikan dalam mendorong penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat mengidentifikasi potensi usaha yang berkembang serta merumuskan kebijakan intervensi yang lebih efektif.

SE2026 akan mencakup pendataan seluruh unit usaha, mulai dari skala besar hingga usaha mikro dan informal. Pendataan ini diharapkan mampu memberikan gambaran riil kondisi ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi dasar dalam menentukan kebijakan peningkatan akses permodalan, daya saing, dan perluasan pasar.

Ivan juga menekankan pentingnya partisipasi aktif pelaku usaha dalam menyukseskan sensus tersebut. Ia mengimbau masyarakat untuk memberikan data secara jujur dan terbuka.

“Keberhasilan Sensus Ekonomi sangat bergantung pada keterbukaan dan kejujuran pelaku usaha dalam memberikan data,” katanya.

Sebagai agenda yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun, Sensus Ekonomi menjadi instrumen penting dalam memotret dinamika perekonomian secara komprehensif. Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap hasil SE2026 dapat menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang inklusif, terukur, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *