Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 6 Mei 2026–Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali melakukan mutasi dan rotasi pejabat secara besar-besaran di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini tidak hanya mengisi sejumlah jabatan yang sebelumnya kosong, tetapi juga menjadi bagian dari strategi penyegaran birokrasi guna meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan publik.
Sejumlah perubahan signifikan terjadi di level administrator. I Made Patrya, AP kini dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Sementara itu, Ardiansyah, S.AP bergeser dari jabatan Camat Alas Barat menjadi Camat Sumbawa, dengan posisi yang ditinggalkannya kini diisi oleh Zainuddin, S.Sos., M.M.Inov.
Di sektor lainnya, Evi Supiati, S.STP., M.Si menjabat Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan. Arif Alamsyah, S.STP., M.Si dipercaya sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sumbawa.
Rotasi juga menyentuh sejumlah jabatan strategis di tingkat sekretaris dinas. Silviana, SE kini menjabat Sekretaris BKAD, Yudi Patria Negara, ST., MM sebagai Sekretaris Inspektorat, serta Iyang Syahruddin, ST sebagai Sekretaris DPMPTSP. Selain itu, Zubhan, ST dipercaya sebagai Sekretaris Dinas PUPR, dan Irfansyah, ST., MT mengemban tugas sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Sumbawa.
Pada level kecamatan, Muhammad Alif, S.AP ditunjuk sebagai Camat Labangka. Sejumlah posisi sekretaris kecamatan juga mengalami pergeseran, di antaranya Mulyadi Hartono, S.AP., M.Si di Kecamatan Utan, Hermansyah, S.Pd., M.M.Inov di Kecamatan Lenangguar, serta Linda Widianti, SE di Kecamatan Orong Telu.
Di bidang teknis, Hadijah, S.AP kini menjabat Kepala Bidang Perbendaharaan Daerah pada BKAD, sementara Yayat Cahyadi, SE dipercaya sebagai Kepala Bidang di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Pada sektor pelayanan publik, Ita Kussaini, S.Farm., SE., MH menjabat Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Kabupaten Sumbawa, dan Arpandinata, S.AP sebagai Kepala Bidang Prasarana di Dinas Perhubungan.
Mutasi ini juga mencakup sejumlah pejabat lainnya, seperti Muhammad Jufri, S.Sos., M.Si yang kini menjabat Sekretaris Kecamatan Moyo Utara, serta Didin Rohmanuddin, S.STP., M.A sebagai Sekretaris Kecamatan Lape. drh. Evi Dianawati dipercaya sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Sementara itu, Rocky Zamabutar, ST kini menjabat Kepala Bidang Bangunan Gedung dan Jasa Konstruksi pada Dinas PUPR, dan Sri Wahyuni, SE mengisi posisi Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik pada Dinas Kominfotik.
Di sektor kebencanaan, Aya Shofia, ST., M.M.Inov ditunjuk sebagai Kepala Seksi Logistik BPBD. Agus Syafruddin, M.Si dipercaya sebagai Kepala Subbagian Perencanaan dan Pelaporan RSUD Kabupaten Sumbawa.
Rotasi turut menjangkau tingkat kecamatan dan jabatan fungsional lainnya. Rahayu Rachim, SE kini menjabat Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Moyo Utara, sedangkan Ary Kurniawan, SE menempati posisi serupa di Kecamatan Labuhan Badas.
Selain itu, Iman Sugara, S.AP dipercaya sebagai Kepala Seksi Pemaduan Moda dan Teknologi Perhubungan pada Dinas Perhubungan. Di sektor infrastruktur, M. Saleh, ST menjabat Kepala UPT Pengamat Jalan dan Pengairan Utan, serta Sulaiman, S.AP sebagai Kepala UPT Pengamat Jalan dan Pengairan Alas.
Pada bidang administrasi, Asma Suhada, S.AP., M.M.Inov kini menjabat Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas P2KBP3A. Heri Susanto, S.AP dipercaya sebagai Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban di Kecamatan Maronge.
Sejumlah pejabat lainnya juga mengalami pergeseran, di antaranya Abdul Kadir, SE sebagai Kepala Seksi Pelayanan di Kecamatan Plampang, Dedi Kuswanto, S.Pd.SD sebagai Kepala Seksi Pemerintahan di Kecamatan Tarano, Muhammad Saleh, SE sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Lantung, serta Susilawati, SP di Kecamatan Lopok. Ichwan Syarif, SE kini menjabat Kepala Subbagian Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP menegaskan bahwa rotasi dan mutasi ini merupakan bagian dari kebutuhan organisasi sekaligus upaya meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN). Ia berharap penempatan pejabat yang lebih tepat dapat mendorong kinerja pemerintahan yang semakin optimal, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Langkah ini menjadi sinyal komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola birokrasi yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





