STAIS Sumbawa Resmikan Gugus Depan Pramuka Perguruan Tinggi, Perkuat Pembinaan Karakter Mahasiswa

SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 17 Mei 2026 — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Sumbawa resmi membentuk dan meresmikan Gugus Depan (Gudep) Gerakan Pramuka Perguruan Tinggi sekaligus mengukuhkan Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) dan jajaran pengurus masa bakti 2026–2029, Jumat (16/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kampus STAIS Sumbawa itu dihadiri unsur pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, serta pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumbawa. Prosesi berlangsung khidmat dan sarat semangat kepramukaan sebagai simbol dimulainya penguatan pembinaan karakter mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi tersebut.

Bacaan Lainnya

Mewakili Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sumbawa, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Kwarcab Sumbawa, Shalahuddin, SH, menegaskan bahwa keberadaan Pramuka di perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan berjiwa kepemimpinan.

“Kepramukaan di perguruan tinggi bukan hanya sekadar organisasi kemahasiswaan, tetapi menjadi ruang pembinaan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan pengabdian sosial bagi mahasiswa,” ujarnya.

Ia berharap Gugus Depan Perguruan Tinggi STAIS Sumbawa mampu menjadi wadah lahirnya kader muda yang aktif, berakhlak, dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.

Selain itu, Shalahuddin juga menyoroti pentingnya pendataan anggota Pramuka secara nasional melalui aplikasi AyoPramuka yang dikembangkan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Menurutnya, sistem pendataan yang terintegrasi akan memperkuat tata kelola organisasi dan mempermudah proses pembinaan anggota.

“Dengan data keanggotaan yang valid dan terintegrasi secara nasional, Gerakan Pramuka akan semakin kuat dan terarah dalam menjalankan pembinaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua STAIS Sumbawa, Ahmad Jaya, M.T., yang juga menjabat Ketua Mabigus Perguruan Tinggi Pangkalan STAIS Sumbawa, menegaskan bahwa pembentukan Gugus Depan Pramuka di kampus tidak boleh berhenti pada seremoni pelantikan semata.

Menurutnya, keberadaan Gudep harus menjadi ruang aktualisasi mahasiswa dalam mengembangkan kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

“Hari ini menjadi titik awal menghadirkan Gerakan Pramuka yang aktif, progresif, dan mampu menjadi wadah pembentukan karakter mahasiswa di lingkungan kampus,” ungkap Ahmad Jaya.

Ia juga mengapresiasi dukungan para dosen dan pembina yang selama ini konsisten mendampingi kegiatan kemahasiswaan, khususnya kepramukaan di STAIS Sumbawa.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Jaya secara resmi melantik Taufiqurrahman Usman, M.Pd. sebagai Ketua Gugus Depan Pramuka Perguruan Tinggi 018.033–018.034 Pangkalan STAIS Sumbawa masa bakti 2026–2029.

Dengan terbentuknya Gugus Depan Pramuka Perguruan Tinggi itu, STAIS Sumbawa berharap pembinaan mahasiswa tidak hanya berorientasi pada penguatan akademik, tetapi juga pengembangan karakter, kepemimpinan, dan daya saing generasi muda di tengah dinamika masyarakat.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *