Soekarno Cup Zona Selatan Berakhir, Empat Tim Terbaik Amankan Tiket Grand Final

SUMBAWA, SakaNTB.com| 26 Agustus 2026— Kejuaraan Bola Voli Soekarno Cup Zona Selatan di Desa Marga Karya, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, resmi berakhir. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menutup rangkaian pertandingan yang mempertemukan tim-tim bola voli dari wilayah selatan.

Penutupan berlangsung dalam suasana penuh antusiasme masyarakat dan dihadiri sejumlah unsur legislatif, pemerintah desa, aparat keamanan, pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sumbawa, serta tokoh masyarakat dan pemuda.

Bacaan Lainnya

Di antara yang hadir yakni Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil II sekaligus Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma; Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Golkar Dapil II, Muhammad Zain; Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil I, M. Jabir, S.Pd.; Kepala Desa Marga Karya; Kepala Desa Mokong; Babinsa; Bhabinkamtibmas; serta Ketua PBVSI Kabupaten Sumbawa, Amilan Hatta, S.AP., M.Si.

Abdul Rafiq mengapresiasi seluruh tim, panitia, pemerintah desa, aparat keamanan, PBVSI, masyarakat, dan pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, keberhasilan sebuah kompetisi olahraga tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi juga dari sportivitas dan partisipasi masyarakat.

“Yang paling penting dari turnamen ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana kita memberikan ruang kepada anak-anak muda untuk berkompetisi, mengembangkan bakat, membangun sportivitas dan mempererat persaudaraan,” ujar Abdul Rafiq.

Ia menilai kegiatan olahraga seperti Soekarno Cup dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat. Karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa.

“Mudah-mudahan dengan adanya Soekarno Cup di wilayah selatan ini bisa menjadi sarana hiburan bagi rakyat. Di saat yang sama, melalui kegiatan seperti ini, kami ingin PDI Perjuangan semakin dekat dengan rakyat, hadir di tengah masyarakat dan bersama-sama membangun ruang-ruang positif bagi generasi muda,” katanya.

Berlanjut ke Zona Barat

Usai Zona Selatan, rangkaian Soekarno Cup dijadwalkan berlanjut ke Zona Barat yang akan digelar di Kecamatan Alas pada 1 September 2026.

Abdul Rafiq menjelaskan, kompetisi di setiap zona menjadi bagian dari tahapan menuju Grand Final Soekarno Cup. Tim yang berhasil meraih posisi juara pertama dan kedua pada kategori putra maupun putri di masing-masing zona berhak melaju ke pertandingan puncak.

“Juara 1 dan juara 2 kategori putra dan putri dari masing-masing zona akan melaju ke Grand Final Soekarno Cup yang akan dilaksanakan pada September 2026,” jelasnya.

Ia meminta seluruh peserta mempertahankan semangat kompetisi yang sehat hingga seluruh rangkaian turnamen selesai. Tim yang belum berhasil meraih gelar di zona masing-masing diharapkan menjadikan hasil pertandingan sebagai pengalaman untuk berkembang, sementara tim yang lolos ke Grand Final diminta tidak cepat berpuas diri.

“Bagi tim yang belum berhasil menjadi juara di zona ini, jangan berkecil hati. Tetap semangat. Bagi yang berhasil menjadi juara, jangan cepat puas karena tantangan berikutnya adalah Grand Final. Kita ingin Soekarno Cup melahirkan atlet-atlet bola voli terbaik Sumbawa,” ujarnya.

Menurut Abdul Rafiq, olahraga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda karena mengajarkan disiplin, kerja sama, sportivitas, dan semangat gotong royong.

“Dari lapangan olahraga kita membangun disiplin, kerja sama, sportivitas dan semangat gotong royong. Ini yang harus terus kita hidupkan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Dengan berakhirnya Zona Selatan, persaingan kini berlanjut ke Zona Barat di Kecamatan Alas. Seluruh rangkaian kompetisi ditargetkan berjalan hingga Grand Final pada September 2026.

Abdul Rafiq berharap turnamen tersebut tidak hanya menghasilkan persaingan kompetitif antartim, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet serta memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Semoga seluruh rangkaian Soekarno Cup berjalan sukses sampai Grand Final. Yang paling penting, masyarakat terhibur, anak-anak muda memiliki ruang untuk berprestasi, dan PDI Perjuangan semakin dekat dan hadir bersama rakyat,” tutupnya.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *