SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 29 September 2026— Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Al-Muttaqin, Dusun Bekat, Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk memperkuat silaturahmi sekaligus mendorong pelestarian nilai agama dan budaya masyarakat Samawa.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri kegiatan tersebut pada Selasa (29/9/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi masyarakat yang terus menjaga tradisi Maulid sebagai bagian dari kehidupan keagamaan sekaligus budaya lokal.
Menurut Ansori, tradisi Maulid di tengah masyarakat Sumbawa tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang pertemuan antara ulama, pemerintah dan masyarakat.
«“Alhamdulillah, ini suasananya antara ulama dengan umara bisa bertatap muka, bisa silaturahmi. Mudah-mudahan kita semuanya mendapatkan keberkahan, ditingkatkan iman dan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.»
Ia juga menilai tradisi munit rame yang berkembang di masyarakat Samawa memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat dikemas dengan menampilkan beragam adat dan budaya Sumbawa tanpa menghilangkan nilai keagamaannya.
Ansori menyebut pengembangan kegiatan budaya secara lebih terorganisasi juga berpotensi membuka ruang bagi keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
«“Kalau masyarakat mengadakan munit rame dan dirangkai dengan kebudayaan, alangkah indahnya. Segala budaya dan adat yang ada di Sumbawa bisa tampil bersama-sama,” katanya.»
Ia menambahkan, kegiatan budaya yang dikemas secara baik berpotensi menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk lokal.
«“Kalau diadakan seperti itu, insya Allah akan mengundang wisata, menampilkan kemegahan Sumbawa, dan akhirnya ada UMKM serta ekonomi masyarakat yang ikut bergeliat,” ujarnya.»
Namun, Ansori menegaskan bahwa pengembangan adat dan budaya harus tetap berjalan sejalan dengan nilai-nilai Islam. Menurutnya, pelestarian tradisi perlu dilakukan tanpa mengesampingkan ketentuan agama.
«“Adat harus sesuai dengan syariat, tidak boleh bertentangan dengan syariat. Inti syariat adalah Al-Qur’an. Inilah bentuk adat di Sumbawa yang harus kita jaga dan laksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.»
Lebih dari sekadar seremoni, ia berharap peringatan Maulid dapat menjadi momentum untuk memperkuat praktik sosial yang positif, seperti silaturahmi, sedekah, serta kepedulian terhadap sesama.
Ansori juga mengapresiasi kegiatan masyarakat yang ikut mendorong gerakan meramaikan dan memakmurkan masjid.
«“Pemerintah daerah mengapresiasi. Ini bagian dari program pemerintah dalam rangka gerakan bersedekah, gerakan meramaikan masjid dan gerakan memakmurkan masjid,” katanya.»
Di hadapan masyarakat, Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah perlu terus hadir untuk melihat secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat. Ia meminta pemerintah desa dan kecamatan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah terkait berbagai persoalan pelayanan publik.
Beberapa kebutuhan dasar yang menjadi perhatian antara lain infrastruktur lingkungan, kebersihan, pelayanan kesehatan, kepesertaan BPJS, bantuan sosial, pendidikan, dan layanan publik lainnya.
«“Kami ini adalah pelayanan masyarakat. Pelayanan dasar terkait kesehatan, pendidikan dan apa pun yang menjadi kebutuhan masyarakat. Karena itu kami turun ke bawah untuk melihat bagaimana kondisi masyarakat dan pelayanan yang diberikan,” jelasnya.»
Kegiatan Maulid Nabi di Masjid Al-Muttaqin tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, pemerintah Kecamatan Moyo Hilir dan desa, tokoh agama, ulama, ustaz dan ustazah, tokoh masyarakat, serta jamaah dan masyarakat setempat.
Melalui momentum tersebut, Ansori mengajak masyarakat menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, sekaligus menjaga nilai-nilai agama dan adat Samawa agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





