Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 25 November 2025 – Pesona budaya lokal kembali menjadi sorotan pada rangkaian Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Kabupaten Sumbawa. Melalui Lomba Fashion Show bertema “Lestari Wastra Samawa”, para perempuan dari berbagai organisasi daerah memamerkan kreativitas dalam balutan kain tradisional khas Sumbawa di Halaman Kantor DPRD Sumbawa, Minggu (23/11).
Acara dibuka oleh Ketua IISWARA Kabupaten Sumbawa sekaligus Ketua Panitia PHI ke-97, Heni Tasniasanti Nanang Nasiruddin. Turut hadir Ketua GOW Kabupaten Sumbawa Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, serta perwakilan dari DWP, PKK, IISWARA, GOW, dan berbagai OPD.
Wastra Bukan Sekadar Kain, Tetapi Identitas
Dalam sambutannya, Heni menegaskan bahwa momentum Hari Ibu tidak hanya untuk menghormati peran ibu, tetapi juga merayakan kontribusi perempuan dalam melestarikan budaya lokal.
“Wastra Sumbawa bukan sekadar kain. Ia adalah identitas, sejarah, dan kebanggaan yang diwariskan dari generasi ke generasi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa lomba fashion show ini bukan hanya ajang peragaan busana, tetapi juga bentuk nyata komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan Wastra Samawa serta mendorong perempuan agar terus berkarya dan berdaya. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kembali kecintaan terhadap warisan budaya Samawa.
Dorongan Agar Wastra Samawa Tetap Lestari
Sejalan dengan itu, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memperkuat upaya pelestarian wastra lokal. Menurutnya, generasi muda harus dikenalkan pada kekayaan budaya daerah sehingga wastra tidak berhenti pada satu titik perkembangan.
“Wastra Sumbawa harus terus berkembang dan tidak mengalami stagnasi. Dengan pengenalan yang tepat kepada generasi muda, warisan budaya ini akan tetap hidup,” ungkapnya.
Reporter: (Saka-1)
Editor: (Redaksi SakaNTB.com)





