Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Rumah oleh Pemilik di Tarano, Korban Alami Luka Bakar

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 2 Juli 2026– Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Dusun Tiu Sangat, Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, Rabu (1/7/2026) malam. Dalam peristiwa tersebut, pemilik rumah berinisial AYA (30) mengalami luka bakar serius dan saat ini menjalani perawatan medis.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Empang AKP Abdul Muis Tajudin mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi, terdapat dugaan bahwa kebakaran tersebut dipicu oleh tindakan pemilik rumah. Namun, kepolisian menegaskan dugaan tersebut masih didalami.

Bacaan Lainnya

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WITA. Salah seorang saksi, IK (43), mengaku mengetahui kejadian setelah mendengar suara atap seng rumah yang disertai kobaran api. Ia kemudian menghubungi Ketua RW setempat untuk meminta bantuan dan meneruskan informasi kepada petugas pemadam kebakaran.

Sementara itu, saksi lain berinisial MJ (22) melihat AYA masih berada di dalam kamar ketika api mulai membesar. Menurut Kapolsek, saksi kemudian berupaya menyelamatkan korban.

“Saksi berusaha menolong korban keluar dari dalam rumah. Namun, korban sempat menolak untuk dievakuasi. Meski demikian, saksi akhirnya berhasil menarik korban melalui jendela sehingga dapat diselamatkan dalam kondisi mengalami luka bakar,” kata AKP Abdul Muis Tajudin.

Sekitar pukul 21.50 WITA, personel Polsek Empang yang dipimpin Ps. Kanit Reskrim Adi Rahmansyah, S.H., bersama anggota piket dan Bhabinkamtibmas mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari perangkat desa.

Petugas kemudian mengevakuasi AYA ke Puskesmas Empang untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban mengalami luka bakar pada bagian wajah, punggung, serta kedua lengan.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan para saksi dan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab serta motif di balik insiden tersebut. Nilai kerugian material akibat kebakaran juga masih dalam proses pendataan.

Dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Sementara itu, AYA masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Empang.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab maupun motif kejadian sebelum proses penyelidikan selesai dilakukan. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan fakta hukum dalam peristiwa tersebut.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *