Kamabisa Se-Kecamatan Moyo Hulu Dikukuhkan, Perkuat Pembinaan Pramuka hingga Desa

SUMBAWA, SakaNTB.com| 30 Agustus 2026— Penguatan Gerakan Pramuka hingga tingkat desa mulai diwujudkan di Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Pada Ahad (30/8/2026), para Kepala Desa se-Kecamatan Moyo Hulu yang berkedudukan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Desa (Kamabisa) dikukuhkan dalam rangkaian penutupan Lomba Kreasi Penggalang Beraksi (Logasi) IV Tahun 2026.

Pengukuhan berlangsung di Bumi Perkemahan (Buper) Semamung dan dilakukan oleh Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Moyo Hulu, Deden Fitriadi, S.STP., M.Si.

Bacaan Lainnya

Prosesi pengukuhan secara simbolis diwakili oleh empat Kepala Desa, yakni Kepala Desa Batu Tering Alwan Hidayat, S.Pd.I., NL.P., Kepala Desa Batu Bulan Yunus Syufriadi Bakri, S.Pd.I., NL.P., Kepala Desa Semamung Rudi Mustaid, NL.P., serta Kepala Desa Lito Maswarang.

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran pemerintah desa dalam mendukung pembinaan kepramukaan. Dengan posisi sebagai Kamabisa, para Kepala Desa diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap kegiatan kepramukaan sekaligus membangun sinergi dengan Kwartir Ranting, pembina Pramuka, satuan pendidikan, dan masyarakat.

Deden Fitriadi mengatakan, pembinaan generasi muda tidak dapat hanya dibebankan kepada satu pihak. Menurutnya, pemerintah desa memiliki posisi strategis dalam memastikan kegiatan kepramukaan dapat berjalan secara berkelanjutan di tingkat desa.

“Dengan dikukuhkannya Ketua Majelis Pembimbing Desa atau Kamabisa, kami berharap para Kepala Desa dapat berperan aktif dalam memberikan dukungan dan melakukan pembinaan Gerakan Pramuka di tingkat desa masing-masing,” ujar Deden.

Ia menekankan bahwa Gerakan Pramuka tidak semata-mata berkaitan dengan kegiatan perlombaan atau seremonial. Lebih dari itu, Pramuka merupakan salah satu wadah pembinaan generasi muda melalui pengembangan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.

Menurut Deden, keterlibatan pemerintah desa diperlukan agar pembinaan tersebut tidak berhenti pada kegiatan tertentu, tetapi dapat berlangsung secara terarah dan berkesinambungan.

Sementara itu, Logasi IV Tahun 2026 yang menjadi rangkaian kegiatan pengukuhan berlangsung selama empat hari, sejak Kamis (27/8/2026) hingga Ahad (30/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anggota Pramuka Penggalang untuk mengembangkan kreativitas, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama.

Dengan dikukuhkannya Kamabisa se-Kecamatan Moyo Hulu, pembinaan kepramukaan diharapkan semakin terhubung dengan pemerintah desa. Desa tidak hanya menjadi wilayah pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dapat menjadi salah satu basis pembinaan generasi muda.

Pengukuhan tersebut sekaligus menandai penutupan Logasi IV Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Semamung. Di sisi lain, momentum itu menjadi awal penguatan kolaborasi antara pemerintah desa dan Gerakan Pramuka dalam membangun pembinaan generasi muda yang lebih terarah dan berkelanjutan di Kecamatan Moyo Hulu.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *