MUI Minta Pemerintah Sikapi Serius Maraknya Kasus Narkoba Di Sumbawa
Sumbawa Besar, Waka NTB– Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa minta pemerintah untuk segera menyikapi secara serius maraknya kasus-kasus narkoba yang terjadi di Kabupaten Sumbawa. Jika hal ini lamban penanganannya, tidak menutup kemungkinan lima hingga sepuluh tahun ke depan dikhawatirkan tingkat kasusnya semakin terus bertambah.
Ketua MUI Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmad, S Ag, M.M Inov kepada SakaNTB mengaku sangat prihatin dengan semakin merajalelanya kasus-kasus narkoba yang terjadi di Kabupaten Sumbawa. Bahkan kondisi ini semakin hari kian bertambah parah.
“Kalau setahun dua tahun lalu kita hanya mendengar masyarakat yang mengkonsumsi narkoba mulai tingkatan menengah ke atas, kini kondisinya sudah merambah ke anak-anak sekolah SMA, SMP bahkan siswa SD ada sudah mengenal narkoba, bahkan saya mendapatkan informasi narkoba sudah menyasar masyarakat di tingkat desa dan dusun,” ungkap Ustad Syukri akrab disapa.
Melihat pergerakan kasus kasus narkoba yang begitu masiv ini, Syukri yang juga Ketua Dewan Sara’ Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) berharap, agar pemerintah menyikapi secara serius hal ini. Tentu saja tidak hanya pemerintah semata, namun peran pengawasan dari Kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN) lebih ditingkatkan. Terutama peran serta masyarakat, sehingga gerakan pemberantasan narkoba merupakan sebuah gerakan bersama.
“Saya mengajak masyarakat terutama pemerintah untuk menyikapi hal ini secara lebih serius. Selain gerakan-gerakan yang bersifat himbauan pencegahan. Dan yang lebih penting adalah kontrol anggota keluarga di rumah. Anak adalah tanggung jawab orang tua dunia dan akhirat. Jangan sampai lengah untuk mengawasi dan membimbing putra-putrinya,” ajaknya.
Ditambahkan, yang tidak kalah pentingnya adalah peran media juga perlu dilibatkan. Sebagai pilar bangsa media tidak bosan-bosan telah menyuarakan untuk menimbulkan efek jera bagi pelaku.
“Siapapun pelakunya apapun kondisinya harus dibuka secara gamblang. Langkah ini dilakukan di keselamatan Sumbawa secara keseluruhan, demi masyarakat Tau dan Tana Samawa,” tandasnya. (Saka/1)





