Sumbawa besar, SakaNTB.com– Upaya pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Satuan Polairud Polres Sumbawa memasang sejumlah himbauan di beberapa obyek wisata pantai.
Adapun titik pemasangan spanduk himbauan tersebut yakni di Muara Kali Labuhan Sumbawa, Pelabuhan Pantai GOA, Pantai Wisata Saliper Ate, Pantai Wisata Kencana, Pantai wisata Batu Gong, Pantai Wisata Mutiara dan Dermaga Labuhan Alas.
Kapolres Sumbawa, AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi SH, S.IK, M.AP., yang dikonfirmasi melalui Kasat Polairud, AKP Sumardi S.Sos pada Selasa (24/12/2024) mengatakan, tujuan pemasangan banner/spanduk pada sejumlah obyek wisata pantai bertujuan untuk memberikan edukasi dan informasi peringatan kepada masyarakat wisatawan tentang perubahan cuaca, agar lebih berhati-hati dan peduli terhadap keselamatan dan kondusifitas di pantai maupun di laut.
“Hal ini dilakukan untuk mewujudkan situasi dan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif di tempat – tempat wisata pantai agar masyarakat yang melakukan liburan Nataru dapat menjaga keselamatannya,” ungkap AKP Sumardi.
Menurut Kasat, pemasangan banner ini bertujuan memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat wisatawan yang berkunjung di lokasi wisata pantai. Pesannya berisi tentang potensi terhadap perubahan cuaca maupun terjadinya bencana lantaran memasuki masa Hidrometeorologi dalam rangka mendukung Operasi Lilin Rinjani 2024.
“Dengan himbauan ini diharapkan pengelola tempat wisata dan pengunjung bisa lebih berhati-hati dan peduli terhadap keselamatan selama beraktifititas di pantai seperti berenang atau bermain perahu” terang AKP Sumardi.
Selain itu, Kasat Polairud memberikan penekanan terhadap pelaku usaha wisata bahari agar turut mendukung situasi yang aman dan kondusif di lokasi wisata. Termasuk, memberikan edukasi kepada pengunjung perihal keselamatan, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktifitas di laut.
“Harapan Kami adalah keselamatan masyarakat yang menikmati liburan natal dan tahun baru khususnya di tempat wisata pantai agar terhindar dari kecelakaan laut seperti tenggelam maupun terseret ombak,” terangnya. (Saka*)





