Wabup Ansori Tutup PORSENIJAR PGRI Sumbawa: Apresiasi Peran Guru, Dorong Kolaborasi Bangun Pendidikan

Sumbawa Besar, SakaNTB.com | 7 Juli 2025 — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, resmi menutup kegiatan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) 2025 yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sumbawa. Penutupan yang berlangsung di Gedung Dea Guru pada Senin malam itu dihadiri ratusan guru dari berbagai kecamatan, serta tamu undangan dari unsur pemerintah dan masyarakat pendidikan.

Dalam sambutannya, Wabup Ansori menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan kontribusi para guru dalam menyukseskan kegiatan yang telah berlangsung selama tiga hari tersebut. Ia menilai PORSENIJAR sebagai ruang penting bagi guru untuk menyalurkan kreativitas dan memperkuat solidaritas profesi.

Bacaan Lainnya

“Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah untuk merawat semangat kebersamaan dan meningkatkan profesionalisme,” ungkap Ansori.

Lebih lanjut, Ansori menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus memperkuat sektor pendidikan. Ia menyebut guru sebagai elemen kunci dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan tangguh.

“Kesejahteraan dan kapasitas guru akan menjadi prioritas. Kami ingin memastikan bahwa guru mendapat dukungan penuh untuk berkembang, baik secara kompetensi maupun kesejahteraan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga mengajak para pendidik untuk mendukung program-program strategis daerah, termasuk pembiasaan sholat Subuh berjamaah bagi siswa. Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi masa depan.

“Keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kebijakan, tapi juga pada peran aktif guru di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Ahmad Yani, MT., dalam laporannya menjelaskan bahwa PORSENIJAR tahun ini melibatkan lebih dari 1.000 guru dari seluruh kecamatan. Kegiatan mencakup berbagai cabang olahraga, seni, dan pembelajaran, seperti futsal, tenis meja, pidato, mendongeng, hingga inovasi media ajar.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa para guru tidak hanya aktif dalam bidang akademik, tapi juga memiliki potensi luar biasa dalam seni dan olahraga,” jelasnya.

Ahmad Yani juga menyampaikan harapan agar PGRI Sumbawa dapat dipercaya sebagai tuan rumah PORSENIJAR tingkat Provinsi NTB tahun depan. Ia menilai kolaborasi yang terbangun antara organisasi profesi guru dan pemerintah daerah menjadi modal kuat menuju kepercayaan tersebut.

Penutupan acara ditandai dengan penyerahan trofi kepada para pemenang dan pertunjukan seni dari guru-guru perwakilan kecamatan yang sukses menciptakan suasana penuh semangat dan kekeluargaan.

Dengan berakhirnya PORSENIJAR 2025, harapan besar pun digantungkan pada semangat berkelanjutan dari para pendidik untuk terus berinovasi dan bersinergi dalam membangun pendidikan yang lebih inklusif dan bermutu di Kabupaten Sumbawa.

Saka-1 | SakaNTB.com

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *