Sumbawa, SakaNTB.com| 12 September 2025– Komando Distrik Militer (Kodim) 1607/Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan hidup. Bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Batulanteh, personel Kodim terlibat aktif dalam patroli gabungan penertiban pelanggaran tindak pidana kehutanan (Tipihut) di Dusun Sempe, Desa Sempe, Kecamatan Moyo Hulu, Rabu (10/9/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasi PKSDAE KPH Batulanteh, Suparman, S.Hut, dan melibatkan 17 personel gabungan dari unsur TNI-Polri, KPH, dan pemerintah daerah. Patroli diawali dengan apel pengecekan di Kantor KPH Unter Iwes, dilanjutkan dengan briefing di Kantor Desa Sempe sebelum menuju lokasi hutan lindung.
“Sinergi dengan TNI-Polri sangat penting untuk menciptakan ketertiban dan keamanan kawasan hutan. Kehadiran aparat juga memberi rasa aman bagi masyarakat sekitar,” kata Suparman.
Setiba di Dusun Sempe, tim gabungan melakukan penyisiran di area yang sebelumnya terindikasi terdapat aktivitas ilegal. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi kegiatan yang merusak kawasan hutan.
Seluruh rangkaian patroli berlangsung tertib, aman, dan lancar berkat koordinasi yang solid antarinstansi. Komitmen Kodim 1607/Sumbawa tidak hanya terbatas pada pengamanan, tetapi juga mendukung program Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menjaga kelestarian hutan.
Komandan Kodim 1607/Sumbawa menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa, Koramil, dan Unit Intel merupakan bentuk nyata peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara, termasuk di sektor kehutanan. “Kami akan terus mendukung upaya pencegahan perambahan liar, pembalakan ilegal, dan aktivitas lain yang berpotensi merusak ekosistem,” tegasnya.
Patroli gabungan ini diharapkan menjadi langkah preventif agar kawasan hutan di Moyo Hulu tetap terjaga, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk ikut berperan dalam pelestarian lingkungan.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





