Sumbawa Besar, SakaNTB.com– Pendidikan merupakan hak dan kebutuhan dasar bagi setiap warga negara. Berangkat dari hal tersebut Wakil Bupati Sumbawa didampingi OPD terkait diantaranya, Dinas Sosial, Dinas PRKP, UPT Dikbud NTB, BPKAD, Camat Sumbawa, Kapolsek, Koramil 01-1607 Sumbawa serta Lurah Uma Sima, Rabu (10/4/2025) meninjau rumah salah seorang penderita tuna grahita, Bunga (bukan nama sebenarnya) korban tindak asusila di wilayah Kelurahan Uma Sima.
Wabup Mengajak rombongan OPD untuk melihat kondisi rumah Bunga, mengupayakan dan memastikan kelanjutan pendidikannya dengan memberikan bantuan dana pendidikan.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa pemerintah akan terus berupaya memberikan perhatian khusus bagi warga kurang mampu, terutama pendidikan dan kesehatan.
“Bagaimana kondisinya bisa berubah jika pemerintah tidak mengambil peran dengan memberikan perhatian khusus bagi warga yang kurang mampu. Melalui program peduli yang terus akan kita gemakan, program pengentasan kemiskinan akan lebih cepat kita tuntaskan, ” ujar H Ansori.
Atas nama pemerintah Kabupaten Sumbawa, Wabup dalam kesempatan kunjungan ini menyerahkan bamtuan pendidikan kepada Bunga untuk melanjutkan pendidikannya di SLB dan langsung di boyong ke asrama SLB.
“Mulai hari ini Bunga sudah bisa masuk sekolah, sabar menghadapi ujian, tatap masa depan penuh semangat sehingga kemandirian dapat dicapai,” pesan Wabup.
Wabup juga meminta dinas terkait melalui program bedah rumah dapat merenovasi rumah tempat Bunga tinggal bersama kakek dan neneknya.
Kakek Bunga dalam kesempatan tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Kabupaten Sumbawa atas segala bantuan yang diberikan.
” Kami sangat berterima kasih kepada Pak Wabup bersama jajaran pemerintahan, kami rakyat kecil ini merasa tersanjung mendapat kunjungan ini, semoga Sumbawa akan lebih baik lagi seperti apa yang dicita-citakan menjadi Sumbawa yang unggul maju dan sejahtera, ” ucapnya haru dan matanya berkaca-kaca. (Saka-1)





