Kepemimpinan Jarot–Ansori: Menumbuhkan Spiritualitas dan Kepedulian Sosial di Tana Samawa

Sumbawa Besar, SakaNTB.com (25 Juni 2025) – Kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Bupati Sumbawa bersama Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori semakin memperlihatkan karakter kepemimpinan yang tidak sekadar fokus pada aspek pembangunan fisik dan administratif, namun juga mengedepankan nilai-nilai spiritual dan sosial yang kuat di masyarakat.

Demikian diungkapkan oleh Alwan Hidayat, S.Pd.I., NLP, tokoh muda yang aktif di wilayah Sumbawa. Ia menilai bahwa duet Jarot–Ansori telah berhasil menanamkan semangat kesalehan spiritual dan sosial secara bersinergi dalam berbagai program yang dijalankan.

Bacaan Lainnya

“Program subuh berjamaah yang mereka galakkan hingga ke tingkat desa, terutama melalui sektor pendidikan, menjadi bukti nyata bahwa perubahan positif mulai dirasakan. Misalnya di Desa Batu Tering, sejumlah sekolah sudah rutin mengajak siswa mengikuti sholat subuh berjamaah,” jelas Alwan.

Ia menambahkan, keterlibatan langsung para pemimpin daerah dalam menjalankan ibadah ini memberikan teladan yang kuat bagi masyarakat luas. “Kepemimpinan yang tidak hanya mengajak, tapi juga mempraktikkan nilai-nilai yang diajarkan, menjadi motivasi besar bagi warga. Ini bukan sekadar ajakan, melainkan contoh nyata,” ujarnya.

Selain spiritual, kepemimpinan Jarot–Ansori juga nampak dari komitmen sosial yang mereka bawa. Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara konsisten hadir di tengah masyarakat, ikut merasakan suka dan duka warga, serta langsung turun tangan saat terjadi peristiwa penting, seperti bencana.

“Ketika bencana datang, baik Bupati maupun Wakil Bupati tidak hanya hadir sebagai simbolis, tapi benar-benar terjun langsung ke lokasi. Ini menunjukkan sinergi dan pembagian tugas yang efektif sehingga pelayanan masyarakat dapat berjalan optimal,” tambah Alwan.

Lebih lanjut, setelah sholat subuh berjamaah, keduanya sering membagikan sedekah kepada warga sekitar masjid. Aksi ini menjadi cerminan nyata dari integrasi antara nilai spiritual dengan kepedulian sosial yang terus dijaga.

“Pasangan Jarot–Ansori memperlihatkan gaya kepemimpinan yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan karakter moral masyarakat, yang menjadi fondasi kuat bagi kemajuan daerah,” tutup Alwan. (Saka-1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *