Sumbawa Besar, SakaNTB.com– (25 Juni 2025– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Drs Junaidi, SSi, APT, MSi, menyampaikan upaya strategis menghadapi penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, kanker, jantung, dan stroke. Menurutnya, Kementerian Kesehatan RI tengah menetapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa sebagai pusat pelayanan utama untuk penyakit-penyakit tersebut. Hal ini menjadi tugas bersama seluruh tenaga kesehatan di daerah untuk mengoptimalkan pelayanan.
Kadikes menyampaikan hal ini pada kegiatan Launching memperingati Hari Kulit Sedunia 2025 di Aula Madilau ADT Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (25/6/2025) yang dihadiri Forkopimda, Pimpinan OPD, Ketua TP PKK dan peserta talk show bersama dokter spesialis kulit dan kelamin, dr Dedianto Hidayat, Sp. DVE.
“Pemerintah secara bertahap akan melengkapi RSUD dengan alat kesehatan senilai kurang lebih Rp 115 miliar guna menunjang kajian dan penanganan penyakit tidak menular,” ujar Junaidi.
Selain penyakit tidak menular, penyakit menular seperti kusta juga menjadi perhatian serius. Indonesia menempati posisi ketiga dunia dalam jumlah kasus kusta setelah India dan Cina. Provinsi NTB, khususnya Sumbawa, sempat ditetapkan sebagai daerah eliminasi kusta pada 2015 karena kasusnya rendah, yakni di bawah 1 per 10.000 penduduk. Namun, dalam tiga tahun terakhir ditemukan peningkatan kasus secara signifikan.
“Tahun 2023, kami menemukan 127 kasus kusta di 22 kecamatan, meningkat menjadi 207 kasus pada 2025,” ungkap Junaidi. Dari data sejak 2023 hingga 2025, total kasus yang ditemukan mencapai 188 kasus.
Pemerintah daerah bersama berbagai pihak, termasuk Universitas Muhammadiyah Malang, menggelar pelatihan dan peningkatan kapasitas tenaga medis di 80 Puskesmas. Pelatihan ini difokuskan pada deteksi dini dan pengobatan kusta untuk mencegah penularan.
“Kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan utama. Banyak yang enggan memeriksakan diri, sehingga penanganan penyakit ini harus melibatkan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” tambah Junaidi.
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Kulit Sedunia yang jatuh pada 7 Juli 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa mengadakan serangkaian kegiatan, termasuk bakti sosial pemeriksaan kesehatan kulit di desa-desa.
Dengan berbagai upaya ini, diharapkan Sumbawa dapat terus bergerak menuju bebas penyakit menular dan tidak menular, serta meningkatkan kualitas hidup warganya. (Saka-1)





