Mataram, SakaNTB.com | 3 Juli 2025 — Komitmen untuk membangun budaya literasi yang kuat di Nusa Tenggara Barat terus digelorakan. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui pengukuhan Hj. Ida Fitria Jarot sebagai Bunda Literasi Kabupaten Sumbawa oleh Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP, dalam prosesi resmi yang berlangsung di Kota Mataram, Kamis (3/7).
Pengukuhan ini merupakan bagian dari agenda strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat gerakan literasi di seluruh kabupaten/kota. Acara turut dihadiri oleh Bunda Literasi Provinsi NTB serta delapan Bunda Literasi dari kabupaten/kota lainnya di NTB. Sementara itu, Kabupaten Sumbawa Barat tidak dapat menghadiri kegiatan karena suatu halangan.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan pentingnya peran Bunda Literasi sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Menurutnya, figur Bunda Literasi tidak hanya simbolis, tetapi harus menjadi inspirasi dalam membangun kesadaran literasi sejak dari lingkungan keluarga.
“Bunda Literasi di setiap kabupaten/kota adalah ujung tombak gerakan literasi. Diharapkan mampu menggugah minat baca masyarakat dan menanamkan kecintaan terhadap pengetahuan sejak dini,” ungkap Wagub NTB.
Hj. Ida Fitria Jarot dikenal luas atas dedikasinya dalam kegiatan sosial, pendidikan anak, serta pemberdayaan perempuan di Kabupaten Sumbawa. Dengan pengukuhan ini, ia resmi mengemban tanggung jawab untuk mendorong kolaborasi lintas sektor—mulai dari komunitas literasi, lembaga pendidikan, hingga keluarga—guna memperkuat fondasi generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.
Pengukuhan berlangsung dalam suasana khidmat dan ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama terhadap penguatan literasi di wilayah NTB.
Melalui sinergi antara pemerintah dan tokoh masyarakat seperti Bunda Literasi, Pemprov NTB optimistis budaya literasi akan terus berkembang menjadi pondasi penting bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Saka-1 | SakaNTB.com





