RSUD Manambai Abdulkadir Siap Naik Kelas Jadi RS Tipe B, Minta Dukungan Pemprov NTB

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 16 September 2025 – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H.L. Manambai Abdulkadir menyatakan kesiapannya untuk naik kelas menjadi rumah sakit tipe B. Namun, pihak rumah sakit menegaskan perlunya dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, terutama terkait ketersediaan sumber daya manusia (SDM) subspesialis dan sarana prasarana (sarpras) tambahan.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, Yahya Ulumuddin, mengatakan proses peningkatan status rumah sakit akan mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 47 Tahun 2021. Aturan tersebut menetapkan dua instrumen penilaian utama yang harus dipenuhi, yaitu persyaratan mutlak dan teknis.

Bacaan Lainnya

“Dari instrumen itu, kami sudah punya gambaran bahwa RSUD siap menjadi rumah sakit tipe B. Saat ini kami tinggal menunggu koordinasi dan proses self-assessment dari Dinas Kesehatan Provinsi,” ujarnya, Senin (14/7/2025).

Jika proses ini berhasil, RSUD Manambai Abdulkadir akan menjadi satu-satunya rumah sakit tipe B di Pulau Sumbawa, yang selama ini hanya memiliki rumah sakit tipe C dan D.

“Dengan status tipe B, kami harus siap menjadi rumah sakit rujukan utama bagi seluruh rumah sakit di Pulau Sumbawa,” lanjutnya.

Meski demikian, Yahya menyoroti sejumlah catatan penting yang membutuhkan perhatian Pemprov NTB. Salah satunya adalah pemenuhan dokter subspesialis dasar, seperti bedah, anak, obstetri dan ginekologi (obgin), serta penyakit dalam.

“Kami sangat membutuhkan tenaga subspesialis. Hingga saat ini, di Pulau Sumbawa belum ada tenaga tersebut, sehingga perlu ada insentif yang menarik bagi dokter dari luar untuk mau datang,” tegasnya.

Selain SDM, dukungan pembangunan sarana fisik juga dinilai mendesak. RSUD Manambai membutuhkan gedung tambahan untuk menampung pasien rujukan yang diprediksi akan meningkat setelah naik status menjadi tipe B.

“Kapasitas ruang rawat kami saat ini belum memadai. Jika menjadi rujukan utama, tentu diperlukan tambahan ruang perawatan agar pelayanan tetap optimal,” pungkasnya.

Redaksi: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *