Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 19 Oktober 2025 — Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa. Penegasan itu disampaikan saat mendampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dalam kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri (Yonif) TP 835/SYB di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, Sabtu (18/10).
Menurut Menkes, percepatan pembangunan RSUD Sumbawa merupakan langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat di kawasan timur Nusa Tenggara Barat.
“Kami sedang mencari cara agar pembangunan RSUD Sumbawa segera rampung. Negara harus hadir memastikan rakyat mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ujar Budi Gunadi Sadikin.
Ia menegaskan, tantangan terbesar bangsa saat ini bukan lagi perang bersenjata, melainkan melawan penyakit dan memperkuat sistem kesehatan nasional.
“Kita sudah belajar dari pandemi bahwa ketahanan kesehatan adalah bagian dari ketahanan nasional. Sistem kesehatan harus kuat hingga ke daerah,” tegasnya.
Budi juga mendorong kolaborasi antara Kementerian Kesehatan dan TNI untuk memperluas akses layanan kesehatan masyarakat, khususnya di sekitar markas militer.
“Kompi kesehatan TNI harus dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Kalau rakyat sehat, pertahanan kita juga kuat,” tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan fasilitas kesehatan di daerahnya.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan perhatian pemerintah pusat. Kehadiran RSUD baru ini akan menjadi tonggak penting peningkatan layanan kesehatan masyarakat Sumbawa,” ujar Bupati Jarot.
Kunjungan Menkes bersama rombongan menteri dan pejabat tinggi TNI tersebut menjadi momentum penting memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mewujudkan sistem kesehatan yang tangguh dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





