Sumbawa Barat, SakaNTB.com|18 Desember 2025 – Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025 dimaknai dengan aksi nyata oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN). Bersama ratusan elemen masyarakat, AMMAN menanam lebih dari 50.000 bibit pohon di enam titik strategis yang tersebar di Pulau Sumbawa, mulai dari kawasan pesisir hingga wilayah perbukitan.
Kegiatan penghijauan ini melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH), masyarakat sekitar, serta karyawan AMMAN, dan dilaksanakan secara bertahap serta terencana sepanjang November 2025. Pendekatan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan waktu tanam terbaik di masing-masing lokasi agar tingkat keberhasilan tumbuh bibit lebih optimal.
Ribuan bibit yang ditanam terdiri dari jenis tanaman konservasi sekaligus bernilai ekonomi. Salah satunya adalah kopi, yang menjadi prioritas di kawasan Rarak Ronges karena dinilai memiliki potensi ekologis dan ekonomi bagi masyarakat setempat.
Adapun lokasi penanaman meliputi Demoplot Perhutanan Sosial (PS) Sagena Indah di Desa Kiantar, Kecamatan Seteluk; empat demoplot kopi di Rarak Ronges, Kecamatan Brang Brea; Demoplot PS Brang Lamar di Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk; area Reklamasi Pengganti AMMAN di Lunyuk Ode; kawasan pesisir Pulau Kenawa–Gili Balu di Kecamatan Poto Tano; serta Desa Batu Putih.
Di Lunyuk Ode, penanaman dilakukan di area reklamasi pengganti sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mengembalikan fungsi ekologis lahan pasca-tambang. Sementara di Pulau Kenawa, kegiatan difokuskan pada perlindungan ekosistem pesisir guna mencegah abrasi dan menjaga keseimbangan lingkungan laut.
Keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi antara AMMAN, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, serta berbagai instansi terkait. Sinergi tersebut mampu memobilisasi partisipasi aktif masyarakat di seluruh lokasi penanaman.
Vice President Corporate Communications AMMAN, Kartika Octaviana, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendekatan agroforestri.
“Penanaman ini bukan sekadar simbol kepedulian, tetapi upaya nyata untuk membangun ekosistem yang sehat dan berkelanjutan. Kami berharap pohon-pohon yang ditanam dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui komoditas bernilai ekonomi,” ujar Kartika.
Selain penanaman pohon, AMMAN secara konsisten menjalankan berbagai program berkelanjutan, mulai dari pemberdayaan Kelompok Tani Hutan, pengembangan sistem agroforestri dan agrosilvopastura, konservasi ekosistem laut, hingga reklamasi lahan pasca-tambang sesuai standar lingkungan yang ketat.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, AMMAN menegaskan komitmennya bahwa kegiatan industri dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan pembangunan sosial, demi menciptakan dampak positif jangka panjang bagi Sumbawa Barat.
Reporter: (Saka-1)
Editor: (Redaksi SakaNTB.com)





