Sumbawa Besar, SakaNTB.com | 20 Desember 2025 — Sumbawa Tenun Fashion Street Tahun 2025 tampil sebagai panggung prestisius yang memadukan pelestarian budaya dengan penguatan ekonomi kreatif daerah. Digelar di ruang publik dengan konsep fesyen jalanan yang inklusif, ajang ini berhasil menyedot perhatian masyarakat luas sekaligus para pemangku kepentingan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, beserta istri yang juga Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Sinta Agathia M. Iqbal. Turut hadir Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., didampingi istri selaku Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria, S.E., Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori bersama istri Dra. Hj. Sudarti M. Ansori yang juga Ketua GOW, Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, perwakilan instansi vertikal, serta unsur Forkopimda.
Beragam karya busana berbahan kain tenun khas Sumbawa ditampilkan dalam balutan desain modern tanpa meninggalkan akar tradisi. Motif-motif klasik yang sarat filosofi budaya lokal diinterpretasikan secara kreatif, membuktikan bahwa tenun Sumbawa memiliki daya saing tinggi dalam industri fesyen kontemporer.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Sumbawa Tenun Fashion Street bukan sekadar ajang pamer karya, melainkan ruang strategis untuk menumbuhkan kepercayaan diri generasi muda daerah.
“Kegiatan ini sangat positif karena memberi ruang bagi desainer muda Sumbawa untuk berkreasi sekaligus memperkenalkan kekayaan tenun lokal kepada publik yang lebih luas. Ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif,” ujar Wabup Ansori.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen mendukung kegiatan kreatif berbasis kearifan lokal yang mampu membuka peluang usaha, memperkuat UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan para perajin tenun.
Lebih dari sekadar pergelaran fashion, Sumbawa Tenun Fashion Street 2025 menjadi wadah pembuktian potensi desainer muda daerah. Melalui karya-karya inovatif yang ditampilkan, para desainer menunjukkan kemampuan mengolah kain tradisional menjadi produk fesyen bernilai estetika sekaligus bernilai ekonomi.
Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat identitas budaya Sumbawa di tingkat regional hingga nasional. Dengan dukungan lintas sektor, Sumbawa Tenun Fashion Street diyakini mampu menjadi motor penggerak tumbuhnya industri kreatif lokal yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Reporter: (Saka-1)
Editor: (Redaksi SakaNTB.com)





