Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 23 Desember 2025— Pesona Budaya Sumbawa 2025 sukses digelar di Pasar Milenial Brang Bara, Selasa (23/12/2025). Kegiatan yang mengangkat kekayaan budaya Samawa ini menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda sekaligus wadah pelestarian seni dan tradisi daerah.
Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Seni Kreativitas Sumbawa dengan tujuan menggali potensi anak-anak dan generasi muda dalam berkreasi, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal. Beragam agenda ditampilkan, di antaranya lomba fashion adat Nusantara serta lomba seni tari kreasi Sumbawa yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta dan pengunjung.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang hadir dan membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, Pesona Budaya Sumbawa tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi memiliki dampak nyata terhadap penguatan identitas budaya, pergerakan pemuda, pegiat seni, hingga pelaku UMKM.
“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan seperti ini. Masyarakat Sumbawa harus mencintai budayanya sendiri. Ketika budaya hidup, pemuda bergerak, seni berkembang, dan UMKM ikut bergeliat,” ujar Wabup Ansori.
Ia juga memaparkan sejumlah program pemerintah daerah yang sedang dan akan dilaksanakan, khususnya dalam penataan ruang publik dan kawasan ekonomi masyarakat. Di antaranya pembangunan dan revitalisasi taman-taman kota, Lapangan Pahlawan sebagai pusat Car Free Night (CFN) dan kuliner, serta pengembangan kawasan Labuhan, Saliper Ate, Pantai Goa, Pantai Jempol, hingga Lapangan Kerato sebagai sentra UMKM, jogging track, Car Free Day (CFD), dan ruang publik hijau.
Selain itu, kawasan Taman Lembi dan area di depan Dinas Sosial yang memanfaatkan lahan pinjam pakai dari BWS juga dirancang menjadi ruang interaksi masyarakat.
Wabup menegaskan, konsistensi pemerintah dalam menjalankan 12 program unggulan diharapkan mampu mewujudkan Sumbawa sebagai kota yang asri, hidup, dan berdaya saing.
“Ruang-ruang publik ini harus kita jaga bersama kebersihannya dan fungsinya. Jika kota tertata dan nyaman, kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat,” pungkasnya.
Kegiatan Pesona Budaya Sumbawa 2025 pun diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumbawa.
Reporter: (Saka-1)
Editor: (Redaksi SakaNTB.com)





