Mataram, SakaNTB.com| 30 Desember 2025— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan KDMP yang digelar di Ruang Rapat Tambora, Kantor Gubernur NTB, Senin (29/12/2025).
Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong koperasi desa sebagai pilar utama penggerak ekonomi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur NTB, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Danrem 162/Wira Bhakti, Kepala Dinas Koperasi dan Perindustrian Perdagangan (Koperindag) NTB, Wakil Bupati Sumbawa, Wakil Bupati Lombok Timur, para Dandim se-NTB, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis kabupaten/kota se-NTB.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih. Ia menyampaikan bahwa sejumlah lokasi telah diusulkan sebagai calon titik pembangunan KDMP. Namun, sebelum pembangunan dilaksanakan, diperlukan koordinasi yang matang, khususnya dengan TNI, guna memastikan proses sosialisasi berjalan efektif hingga ke tingkat desa.
“Sosialisasi menjadi kunci penting agar masyarakat desa benar-benar memahami tujuan, manfaat, serta potensi tantangan Koperasi Desa Merah Putih. Dengan begitu, koperasi dapat tumbuh dari kebutuhan riil masyarakat dan dikelola secara partisipatif,” ujarnya.
Sementara itu, Penjabat Sekda Provinsi NTB menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga yang berkantor di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. Koordinasi tersebut difokuskan pada pendataan aset-aset pemerintah yang memungkinkan untuk dipinjam-pakaikan guna mendukung pembangunan KDMP.
Langkah ini dinilai strategis untuk mempercepat realisasi pembangunan koperasi desa secara lebih efisien, sekaligus memastikan keberlanjutan program di masa mendatang.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Provinsi NTB bersama pemerintah kabupaten/kota, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen bersama dalam menjadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai instrumen penguatan ekonomi desa. Program ini juga diharapkan sejalan dengan Astacita Presiden Republik Indonesia dalam mendorong kemandirian ekonomi nasional berbasis kerakyatan.
Reporter: (Saka-2)
Editor: (Redaksi SakaNTB.com)





