Kasus HIV di Sumbawa Didominasi Usia Produktif, Dinkes Intensifkan Skrining

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 7 Januari 2026– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, S.KM., M.PH menyebut temuan kasus HIV baru masih didominasi kelompok usia produktif. Meski secara nasional mulai muncul peningkatan pada remaja, tren itu belum menjadi dominan di Sumbawa.

“Nasional lima persen kasus baru ditemukan pada remaja. Di Sumbawa masih didominasi usia produktif,” kata Sarip.

Bacaan Lainnya

Dinas Kesehatan kini rutin melakukan skrining minimal dua kali dalam setahun untuk kelompok berisiko. Sasaran dibagi dua: populasi kunci—pekerja seks, lelaki seks dengan lelaki, dan kelompok dengan aktivitas risiko tinggi—serta populasi khusus seperti ibu hamil, warga binaan, dan tenaga medis.

Tim kesehatan juga turun ke tempat hiburan malam untuk menjangkau pekerja malam yang rentan terpapar.

Sarip mengakui, stigma sosial masih menjadi batu sandungan terbesar. Banyak warga berisiko memilih tidak memeriksakan diri, bahkan menolak hasil ketika dinyatakan positif. “Mitos tentang HIV masih kuat. Mereka takut dikucilkan,” ujarnya.

Sarip menekankan penularan HIV hanya terjadi melalui tiga jalur: hubungan seksual, kontak darah, dan transmisi ibu ke anak. HIV, kata dia, tidak menular lewat udara seperti TB paru.

Ia juga mengingatkan pentingnya konsumsi obat antiretroviral (ARV) secara rutin. Setelah beberapa bulan terapi dan viral load menurun hingga tidak terdeteksi, pasien tidak lagi menularkan virus.

“Kalau ARV diminum setiap hari dan virus tidak terdeteksi, dia tidak menularkan,” ujar Sarip.

Menurutnya, peningkatan temuan kasus justru menandakan keberhasilan deteksi, bukan memburuknya situasi. “Fenomena HIV itu seperti gunung es. Yang terlihat hanya sebagian kecil. Makin banyak kasus ditemukan, makin cepat bisa diputus penularannya.”

Reporter: (Saka-4)

Editor: (Redaksi SakaNTB.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *