Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 20 Januari 2026— Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah timur Kabupaten Sumbawa menyebabkan luapan sungai dan merendam sejumlah desa di Kecamatan Empang dan Kecamatan Tarano, Senin sore (19/1/2026).
Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Kepolisian Resor Sumbawa bergerak cepat turun ke lapangan untuk membantu warga terdampak.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Empang AKP Nakmin, mengatakan bahwa seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, telah diperintahkan siaga di lokasi sejak hujan lebat mulai turun sekitar pukul 17.30 WITA.
“Begitu debit air meningkat dan mulai meluap, anggota langsung melakukan pemantauan di titik-titik rawan. Prioritas kami adalah keselamatan warga, memastikan tidak ada korban jiwa, serta membantu evakuasi dan pengamanan barang berharga,” ujar AKP Nakmin.
Luapan sungai sempat menggenangi permukiman warga selama kurang lebih dua jam. Setelah air berangsur surut sekitar pukul 19.30 WITA, personel Polsek Empang bersama Babinsa dan perangkat desa tetap berada di lokasi untuk membantu warga membersihkan lumpur dan sisa material banjir yang masuk ke rumah-rumah.
Menurut Kapolsek, kehadiran aparat di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab dan pelayanan Polri dalam situasi darurat. Selain kerja bakti pembersihan, petugas juga memberikan imbauan secara langsung kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca masih gerimis.
“Hingga saat ini kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk pendataan dampak dan kerugian material. Personel juga disiagakan di bantaran sungai untuk memberikan peringatan dini jika terjadi kenaikan debit air,” jelasnya.
Polres Sumbawa mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar aliran sungai, untuk tetap siaga dan segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya.
Reporter: (Saka-1)
Editor: (Redaksi SakaNTB.com)





