Kartu Sumbawa Pintar Diperluas, Ratusan Mahasiswa Telah Terima Manfaat

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 15 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat investasi di sektor pendidikan melalui program Kartu Sumbawa Pintar (KSP), yang menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut.

Program yang diinisiasi oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP bersama Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori ini difokuskan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya bagi mahasiswa berprestasi dan mereka yang membutuhkan dukungan finansial.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa KSP merupakan program beasiswa yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Program ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan yang lebih merata dan inklusif bagi putra-putri Sumbawa,” ujarnya, Rabu (15/04).

Hingga Maret 2026, sebanyak 679 mahasiswa telah menerima manfaat program tersebut, mulai dari jenjang diploma hingga pascasarjana. Sebagian besar penerima beasiswa menempuh pendidikan di tiga perguruan tinggi lokal, yakni Universitas Teknologi Sumbawa dengan 292 mahasiswa, Universitas Samawa sebanyak 215 mahasiswa, dan Akademi Komunitas Olat Maras sebanyak 98 mahasiswa.

Selain beasiswa umum, pemerintah daerah juga memberikan perhatian pada bidang strategis, khususnya kesehatan. Sebanyak Rp2,5 miliar dialokasikan untuk mendukung 15 mahasiswa berprestasi di bidang kedokteran dan farmasi.

Menurut Dedy, kebijakan ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan tenaga medis di daerah. “Kami berharap para penerima beasiswa di bidang ini dapat kembali dan mengabdi di Sumbawa, sehingga pelayanan kesehatan semakin optimal,” katanya.

Ke depan, Pemkab Sumbawa berencana memperluas cakupan program KSP, baik dari sisi jumlah penerima maupun jenis dukungan yang diberikan. Pemerintah juga tengah menyiapkan program pendampingan bagi lulusan agar lebih siap memasuki dunia kerja.

Langkah tersebut mencakup pemetaan kebutuhan tenaga kerja serta upaya menghubungkan lulusan dengan peluang kerja yang relevan di daerah.

Program Kartu Sumbawa Pintar merupakan bagian dari 12 program unggulan Jarot–Ansori. Pemerintah daerah menilai, keberhasilan program ini menjadi indikator bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan kualitas SDM sebagai investasi jangka panjang.

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan KSP tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi penerima, tetapi juga menciptakan dampak berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sumbawa.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *