Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 21 April 2026— Respons sigap aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah kebakaran meluas di Dusun Kalibaru, Desa Labuhan Sumbawa, Senin (20/4/2026) siang. Tiga rumah panggung milik warga terdampak dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.40 WITA tersebut.
Rumah yang terdampak masing-masing milik Lilis Suryani (28), Ibu Naga (70), dan Sulaiman (39). Api diduga pertama kali muncul dari area tangga rumah Lilis, di mana terdapat jerigen berisi sekitar 30 liter bahan bakar jenis Pertalite yang disimpan untuk keperluan pengiriman ke wilayah pulau.
Menurut keterangan saksi, sebelum kebakaran terjadi, beberapa anak terlihat bermain di sekitar lokasi penyimpanan jerigen. Warga sempat berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan kain basah. Namun, jerigen yang tersenggol justru tumpah, memicu kobaran api yang cepat membesar dan merambat ke bangunan kayu di sekitarnya, diperparah oleh tiupan angin.
Laporan warga melalui layanan darurat 110 menjadi kunci respons cepat aparat. Personel Polsek Labuhan Badas dilaporkan tiba di lokasi sekitar lima menit setelah laporan diterima, langsung membantu proses evakuasi warga dan pengamanan area.
Sekitar pukul 11.50 WITA, tiga unit armada pemadam kebakaran tiba di lokasi dan bersama warga serta aparat kepolisian melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.30 WITA.
Kapolsek Labuhan Badas, Iptu Eko Riyono, menyampaikan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. “Kami masih mendalami keterangan saksi dan mengumpulkan bukti di lapangan untuk memastikan sumber api,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dua rumah mengalami kerusakan berat di bagian belakang, sementara satu rumah lainnya terdampak sebagian. Total kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan bahan mudah terbakar, terutama di lingkungan rumah berbahan kayu dan jauh dari jangkauan anak-anak.
Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya kecepatan pelaporan dan koordinasi antara warga dan aparat dalam penanganan situasi darurat.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





