Pasutri Lansia di Seketeng Tewas Bersimbah Darah, Polisi Buru Terduga Pelaku

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 24 Mei 2026— Warga Jalan Raberas, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, digegerkan dengan kasus dugaan penganiayaan berat yang menewaskan pasangan suami istri lanjut usia pada Minggu dini hari (24/5/2026).

Korban diketahui berinisial RN (64) dan SH (62). Keduanya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumah mereka dan dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dialami.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, SH, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Sumbawa AKP Dwi Kurniawan Kusuma Putra membenarkan peristiwa tersebut. Polisi menerima laporan sekitar pukul 02.30 WITA dan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban ke RSUD Sumbawa.

“Peristiwa diketahui bermula sekitar pukul 01.00 WITA. Berdasarkan keterangan awal saksi R, yang merupakan cucu korban, saat itu ia sempat meninggalkan rumah untuk mengambil charger telepon genggam di rumah rekannya,” ujar AKP Dwi Kurniawan.

Saat kembali ke rumah bersama rekannya berinisial RZ, saksi melihat terduga pelaku berinisial H berada di kamar mandi luar rumah dalam kondisi mencurigakan. Terduga diduga sedang membersihkan bercak darah pada pakaian yang dikenakannya.

Mengetahui keberadaannya diketahui, terduga pelaku sempat mengejar kedua saksi. Namun, keduanya berhasil melarikan diri.

Setelah situasi dinilai aman, saksi R masuk ke dalam rumah dan mendapati kedua korban telah tergeletak bersimbah darah. Peristiwa itu kemudian segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menemukan indikasi dugaan percobaan pencurian. Hal itu terlihat dari kondisi lemari di rumah korban yang ditemukan dalam keadaan berantakan.

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman terhadap keterangan para saksi serta pengejaran intensif terhadap terduga pelaku yang identitasnya sudah kami kantongi,” kata AKP Dwi Kurniawan.

Polres Sumbawa menyatakan proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap motif serta memastikan pelaku segera ditangkap. Polisi juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melapor apabila memiliki informasi terkait keberadaan terduga pelaku.

“Kami berkomitmen mengusut tuntas kasus ini dan meminta masyarakat tidak terprovokasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tutupnya.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *