SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 8 Juni 2026 — Di tengah maraknya peredaran produk skincare ilegal dan tren kosmetik viral yang kerap menuai kontroversi, brand skincare lokal Indonesia JUVÉ SKIN resmi hadir di Kabupaten Sumbawa dengan mengusung gerakan edukasi nasional untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap produk skincare yang aman dan terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Brand yang didirikan oleh Yuliawati Saragih bersama timnya tersebut memperkenalkan diri dengan mengedepankan filosofi “No Gimmick. High Performance”, yakni menghadirkan produk yang berfokus pada kualitas formulasi, keamanan, dan manfaat yang dapat dirasakan konsumen.
Founder JUVÉ SKIN, Yuliawati Saragih, mengatakan kehadiran brand tersebut dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap kondisi industri skincare yang saat ini dibanjiri berbagai produk dengan klaim berlebihan serta minim edukasi kepada masyarakat.
“Kami tidak ingin menciptakan produk yang hanya viral sesaat. Fokus kami adalah menghadirkan produk yang aman, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keamanan dan performa seharusnya berjalan beriringan,” ujarnya.
Menurut Yuliawati, JUVÉ SKIN dikembangkan melalui proses riset dan pengembangan selama hampir satu tahun. Tahapan tersebut mencakup studi bahan aktif, penyusunan formula yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit masyarakat Indonesia, uji pengguna, evaluasi stabilitas produk, hingga pemenuhan seluruh regulasi kosmetik nasional.
Ia menilai tantangan terbesar industri kosmetik saat ini bukan hanya persoalan produk ilegal, tetapi juga menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk yang telah memiliki izin edar resmi.
“Banyak konsumen merasa kecewa karena menemukan produk yang tidak sesuai dengan klaim pemasaran. Kondisi ini memunculkan persepsi bahwa produk legal kurang efektif dibandingkan produk yang menjanjikan hasil instan,” katanya.
Padahal, lanjutnya, keberadaan izin edar BPOM bertujuan memastikan aspek keamanan produk bagi konsumen. Sementara efektivitas suatu produk skincare dipengaruhi oleh kualitas formulasi, pemilihan bahan aktif, proses riset, serta konsistensi produsen dalam menjaga mutu.
Gelar Seminar Edukasi Nasional
Sebagai bagian dari kampanye edukasi tersebut, JUVÉ SKIN akan menggelar Grand Launching JUVÉ SKIN dan Seminar Nasional Edukasi Skincare pada 13 Juni 2026 di Ballroom Le Grande Sumbawa Grand Hotel.
Acara tersebut mengangkat tema “Gerakan Nasional Edukasi Skincare yang Aman, Berkualitas, dan Bertanggung Jawab” serta “Mengembalikan Kepercayaan Wanita Indonesia terhadap Skincare BPOM”.
Selain menghadirkan Founder JUVÉ SKIN, kegiatan itu juga akan menghadirkan APT. Sandry Eka Saputri, seorang beauty educator dan content creator, yang akan berbagi informasi mengenai penggunaan skincare yang aman dan sesuai kebutuhan kulit.
Melalui kegiatan ini, JUVÉ SKIN berharap dapat mendorong meningkatnya literasi masyarakat terkait produk perawatan kulit, sekaligus mengajak konsumen lebih cermat dalam memilih produk yang aman dan memiliki legalitas resmi.
Gerakan yang diusung JUVÉ SKIN mencakup edukasi penggunaan skincare yang aman, pengurangan ketergantungan terhadap produk ilegal, peningkatan kepercayaan terhadap produk berizin BPOM yang berkualitas, serta dukungan terhadap terciptanya industri kosmetik nasional yang lebih bertanggung jawab dan berdaya saing.
Dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap keamanan produk kecantikan, edukasi yang berkelanjutan dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan ekosistem industri skincare yang sehat dan berorientasi pada perlindungan konsumen. (***)





