SUMBAWA, SakaNTB.com| 19 Juli 2026– Sebuah rumah milik Ahmad Mursali di Dusun Makmur, RT 011/RW 006, Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, ludes dilalap api pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.
Berdasarkan laporan Pemerintah Desa Semamung, kebakaran menghanguskan bangunan rumah beserta berbagai barang berharga milik korban. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Sesaat setelah api berkobar, warga bersama aparat Pemerintah Desa Semamung berupaya melakukan pemadaman secara swadaya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Peristiwa ini kembali memunculkan perhatian terhadap kesiapsiagaan layanan pemadam kebakaran di wilayah Kecamatan Moyo Hulu yang memiliki cakupan wilayah cukup luas dan berjarak relatif jauh dari pos pemadam kebakaran yang ada.
Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Moyo Hulu, Alwan Hidayat, S.Pd.I., NL.P., meminta Pemerintah Kabupaten Sumbawa segera menempatkan satu unit mobil pemadam kebakaran yang siaga di Kecamatan Moyo Hulu guna mempercepat respons terhadap kejadian serupa di masa mendatang.
“Musibah kebakaran di Desa Semamung menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Kami mendesak Bupati Sumbawa agar segera menghadirkan satu unit mobil Damkar yang standby di Kecamatan Moyo Hulu. Ini bukan semata kebutuhan fasilitas, tetapi menyangkut keselamatan masyarakat. Dengan luas wilayah, jarak antar desa yang cukup jauh, serta jumlah penduduk yang besar, kehadiran Damkar di Moyo Hulu sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak,” ujar Alwan.
Menurutnya, kecepatan respons merupakan faktor krusial dalam penanganan kebakaran. Semakin lama waktu yang dibutuhkan armada untuk mencapai lokasi kejadian, semakin besar pula potensi kerugian yang dapat ditimbulkan.
Karena itu, Forum Kepala Desa Kecamatan Moyo Hulu berharap pengadaan dan penempatan satu unit mobil pemadam kebakaran di wilayah tersebut dapat menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat pelayanan publik di bidang penanggulangan bencana.
“Kami berharap musibah ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pelayanan kedaruratan. Kehadiran Damkar yang siaga di Moyo Hulu akan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mempercepat penanganan ketika bencana kebakaran terjadi,” kata Alwan, didampingi Wakil Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Moyo Hulu, Rudi Mustaid, NL.P.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa maupun instansi terkait mengenai tindak lanjut atas usulan penempatan satu unit mobil pemadam kebakaran di Kecamatan Moyo Hulu.





